Pasaman Barat – Keheningan di kawasan Jalur 3 Jambak mendadak berubah setelah warga menemukan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di sekitar pintu kamar kostnya, Rabu (12/8/2026). Peristiwa di Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Korban diketahui berinisial F dan disebut merupakan warga asal Ophir. Berdasarkan keterangan sementara dari warga di sekitar lokasi, korban selama ini bekerja di sebuah bengkel yang berada di depan Makam Pahlawan Jambak. Dalam kesehariannya, F menyewa kamar kost di kawasan Jalur 3 Jambak yang kemudian menjadi lokasi ditemukannya korban.
“Informasi sementara yang kami ketahui dari warga, korban berinisial F warga Ophir. Pekerjaannya di bengkel depan Makam Pahlawan Jambak dan ngekost di Jalur 3 ini,” ungkap Andre.
Andre merupakan salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Informasi yang disampaikannya masih bersifat keterangan awal dari lingkungan setempat dan belum menjadi kesimpulan resmi mengenai rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, petugas kepolisian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Area di sekitar tempat ditemukannya korban juga diamankan guna mendukung proses pemeriksaan serta pengumpulan informasi yang diperlukan aparat.
Setelah penanganan awal di lokasi selesai dilakukan, jasad korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Jambak. Pemeriksaan medis diperlukan sebagai bagian dari proses penanganan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban.
Sampai informasi ini dihimpun, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kematian F maupun kronologi lengkap sebelum korban ditemukan. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak menarik kesimpulan sendiri mengenai penyebab kejadian sebelum hasil pemeriksaan dan keterangan resmi aparat disampaikan.
Ketidakpastian mengenai kronologi juga membuat informasi yang beredar di tengah masyarakat perlu disikapi secara hati-hati. Keterangan dari warga dapat menjadi informasi awal, tetapi penyebab dan rangkaian kejadian tetap memerlukan pemeriksaan aparat serta pihak medis yang berwenang.
Warga juga diimbau untuk menghormati privasi korban dan keluarganya dengan tidak menyebarluaskan foto ataupun rekaman yang memperlihatkan kondisi korban. Penyebaran konten semacam itu berpotensi menambah beban bagi keluarga yang sedang berduka serta menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena korban diketahui tinggal dan bekerja tidak jauh dari lokasi. Namun, hingga penyelidikan memberikan hasil lebih lengkap, informasi mengenai latar belakang maupun penyebab kematian korban tetap perlu menunggu penjelasan dari pihak berwenang.
Redaksi akan memperbarui informasi apabila telah memperoleh konfirmasi resmi dari kepolisian mengenai hasil olah TKP, pemeriksaan medis, maupun perkembangan lain yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Untuk sementara, inti peristiwa yang telah diketahui adalah seorang pria berinisial F asal Ophir ditemukan meninggal di tempat tinggalnya di Jalur 3 Jambak dan jasadnya telah dibawa ke RSUD Jambak untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berita mengenai kematian seperti ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Bagi masyarakat yang sedang mengalami tekanan emosional berat, krisis psikologis, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, bantuan dapat diakses melalui layanan Healing119 Kementerian Kesehatan dengan menghubungi 119 ekstensi 8 atau menggunakan layanan yang tersedia melalui Healing119.id.
Kementerian Kesehatan juga mencantumkan layanan Halo Kemenkes di nomor 1500-567 dan layanan SMS 0812-8156-2620 untuk informasi maupun pengaduan terkait layanan kesehatan.
