Bersaing dengan Ribuan RT di Kaltim
Selain itu, Ia mengaku salut dengan RT tersebut, karena mampu bersaing dengan ribuan RT lain di Kaltim. Sehingga mereka masuk tiga besar dalam lomba RT Teladan. Demikian pula dengan salah satu inovasi unggulan ialah pengelolaan bank sampah.
Bahkan yang lebih menggembirakan adalah Bank Sampah Mekar Bersama RT-028 itu sudah menjalin kerja sama. Kerja sama dengan PT Pegadaian cabang setempat untuk menjadikan sampah menjadi emas.
Kemudian teknis dalam pengelolaan bank sampah tersebut adalah warga yang menjual sampah ke bank sampah. Lalu, uang hasil penjualannya mereka tabung di pegadaian. Lalu, mereka konversi tabungannya menjadi emas. Hal ini dengan bobot gram emas tergantung pada nilai tabungan nasabah.
Selanjutnya, setelah mencapai bobot gram tertentu. maka, pemilik buku tabungan memiliki hak untuk menjual emas maupun menggadaikan lagi. Hal ini karena tabungan emas dari sampah ini bukan merupakan hasil dari pencaharian utama. Namun kegiagan ini merupakan sampingan ketimbang sampah terbuang percuma.
Gotong Royong Hasilkan Prestasi Unggulan
Sementara, Ketua RT-028 Kelurahan Waru Sunanik NJ dalam presentasi di depan Tim Penilai Lomba RT Teladan Provinsi Kaltim mengatakan, selain berhasil mengubah sampah menjadi emas, kegiatan lain yang dilakukan dari bank sampah adalah membuat suvenir (cendera mata) dari sampah, terutama sampah plastik.
Demikian sejumlah suvenir atau kerajinan tangan bernilai antara lain vas bunga, pot, bunga plastik. Hal-hal tersebut termasuk beragam hiasan unik dan menarik. Selain itu, memiliki nilai jual lebih ketimbang sebelumnya atau saat masih menjadi sampah.
Terakhir, Ketua RT perempuan ini melanjutkan, luas lingkungan RT yang ia pimpin mencapai 30 hektare. Penghuni 30 hektare tersebut ialah 266 jiwa dengan 85 kepala keluarga (KK). Tapi, tingkat gotong-royong keluarga sangat tinggi, baik gotong-royong bidang lingkungan, sosial, ekonomi, maupun keagamaan.
“Tingkat kreativitas warga kami juga tinggi, seperti keterampilan mengelola sampah menjadi barang berharga. Kemudian ada tiga dasa wisma yang semuanya juga aktif menanam cabai, tomat, dan lainnya. Kami juga beberapa kali menggelar sunat masal berkolaborasi dengan RT sebelah, kebetulan RT sebelah merupakan tenaga medis,” katanya.
