Kerinci – Semangat persaudaraan dan disiplin berpadu di bawah langit Desa Lubuk Nagodang. Ratusan anggota Pramuka dari berbagai gugus depan se-Kabupaten Kerinci berkumpul dalam satu tekad, memperkuat karakter generasi muda melalui Jambore Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kerinci Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di Bumi Perkemahan Lapangan Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Siulak, pada Kamis (14/5/2026) itu resmi dibuka oleh Bupati Kerinci, Monadi. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka tidak sekadar tentang kemah dan kegiatan lapangan, tetapi juga tentang pembentukan jati diri generasi penerus bangsa.
Kegiatan jambore berlangsung penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan. Acara ini diikuti ratusan peserta Pramuka dari berbagai wilayah di Kabupaten Kerinci dengan tujuan memperkuat pendidikan karakter, melatih kepemimpinan, serta membangun solidaritas di kalangan generasi muda. Turut hadir dalam pembukaan kegiatan itu Sekretaris Kwartir Daerah Jambi Yepi Rifaldi, Wakil Bupati Kerinci yang juga menjabat Ketua Kwarcab Kerinci H. Murison, Ketua DPRD Kerinci Irwandri, unsur Forkopimda, Kepala Kementerian Agama Kerinci Fahrizal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, pengurus Kwarcab, pembina, pelatih, hingga tamu undangan lainnya.
“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar membuka sebuah kegiatan perkemahan, tetapi menjadi awal dalam membangun karakter, melatih jiwa kepemimpinan, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan daerah,” ujar Monadi.
Menurut Monadi, Gerakan Pramuka tetap memiliki peran strategis di tengah perubahan zaman yang terus bergerak cepat. Ia menilai tantangan global yang dihadapi generasi muda saat ini membutuhkan pondasi moral yang kuat, sehingga nilai-nilai kepramukaan seperti kedisiplinan, kejujuran, gotong royong, serta semangat kebersamaan perlu terus diperkuat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kabupaten Kerinci membutuhkan generasi muda yang tangguh, kreatif, memiliki semangat juang, serta peduli terhadap daerahnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Monadi juga mengingatkan peserta jambore agar menjauhi berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, tindakan kekerasan, hingga penggunaan media sosial yang tidak bijak. Ia mendorong para peserta memanfaatkan teknologi digital secara produktif, kreatif, dan mendukung pengembangan diri di era modern.
Selain pembukaan jambore, kegiatan itu juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan Panca Warsa kepada sejumlah tokoh dan pembina Pramuka yang dinilai berkontribusi besar terhadap pengembangan Gerakan Pramuka di Kabupaten Kerinci. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina generasi muda yang berkarakter dan berjiwa sosial tinggi.
Sekretaris Kwartir Daerah Jambi, Yepi Rifaldi, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama Kwarcab Kerinci atas konsistensi mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan kepramukaan. Menurutnya, jambore menjadi salah satu indikator bahwa pendidikan karakter berbasis Gerakan Pramuka di daerah itu terus berjalan secara positif.
“Kegiatan jambore ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan karakter generasi muda di Kabupaten Kerinci berjalan dengan baik dan terus berkembang,” ujarnya.
Ketua Kwarcab Kerinci H. Murison juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia, pembina, pelatih, dan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan agenda tersebut. Ia berharap jambore dapat memberikan manfaat besar bagi perkembangan Gerakan Pramuka di Kabupaten Kerinci di masa mendatang.
“Kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia, pembina, pelatih, dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini. Semoga menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Kerinci,” ungkapnya.
Di penghujung acara, Monadi secara resmi membuka Jambore Pramuka Kwartir Cabang Kerinci Tahun 2026 dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Tepuk tangan meriah dari peserta dan tamu undangan pun mengiringi pembukaan kegiatan yang diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda Kerinci yang lebih tangguh dan berdaya saing.
