Tenggarong – Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat, menyerukan pentingnya memperkuat transformasi sistem kesehatan. Hal itu ditegaskannya saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan HKN yang digelar di RSUD Dayaku Raja, Kecamatan Kota Bangun, Rabu (12/11/2025).
“Transformasi Kesehatan harus terus digelorakan untuk menjamin pelayanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegas Taufik dalam pidatonya.
Dalam upacara tersebut, ia juga membacakan sambutan resmi Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, yang menyoroti pergeseran paradigma pelayanan kesehatan, dari fokus menyembuhkan menjadi upaya menjaga agar masyarakat tetap sehat.
Tema HKN ke-61, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, menurut Menkes menjadi pengingat pentingnya menyiapkan generasi emas Indonesia pada 2045, dengan memperhatikan 84 juta anak Indonesia sebagai aset masa depan bangsa.
Budi Sadikin melalui sambutannya juga mengungkap capaian signifikan dari program transformasi kesehatan nasional. Di antaranya, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau 52 juta orang serta skrining tuberkulosis (TB) bagi 20 juta masyarakat. Ia juga menyebut pembangunan RSUD di 32 dari 66 lokasi prioritas telah berjalan sesuai target.
Capaian tersebut dibangun di atas enam pilar utama transformasi: layanan primer terintegrasi di 8.349 Puskesmas, layanan rujukan unggulan rumah sakit (kanker, jantung, stroke, uronefrologi), sistem ketahanan kesehatan nasional, pembiayaan JKN yang telah mencakup 98% penduduk, penguatan SDM kesehatan, dan digitalisasi layanan kesehatan.
Selain itu, Menkes menambahkan satu pilar penting lainnya, yaitu transformasi budaya kerja insan kesehatan. Ia menekankan perlunya birokrasi kesehatan yang lebih kompeten, transparan, dan harmonis baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan kesehatan atas dedikasi tinggi menjaga nyawa dan menebar harapan. Jadikan HKN ke-61 momentum memperkuat komitmen dan melanjutkan transformasi,” ujar Budi Sadikin menutup sambutan.
Momentum peringatan HKN ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat baru dalam menciptakan sistem kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menjawab tantangan kesehatan nasional secara berkelanjutan. (ADV)
