Mahulu— Dalam suasana hangat sebuah syukuran di Kampung Laham, Kamis (12/9/2024), Novita Bulan, Ketua DPC Partai Gerindra Mahulu, mengajak masyarakat untuk memilih dengan hati nurani dalam Pilkada 2024 mendatang. Di tengah gegap gempita politik, Novita menyampaikan pesan sederhana namun mendalam: Pilihan terbaik adalah yang lahir dari hati, bukan dari pengaruh luar.
Acara syukuran itu bukan hanya perayaan kemenangan Partai Gerindra yang berhasil meraih 8 kursi di DPRD Mahulu dalam Pemilu 14 Februari lalu, tetapi juga momen untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Tampak hadir para aparatur kampung, kepala adat, tokoh masyarakat, serta warga setempat, menciptakan suasana kebersamaan yang kental.
Meski acara tersebut bukanlah forum kampanye, Novita Bulan dengan hangat menyambut masyarakat yang hadir, dan menyelipkan pesan tentang niatnya maju dalam Pilkada Mahulu 2024 bersama pasangannya, Artya Fathra Marthin. “Ini adalah silaturahmi, semua orang bisa hadir. Tapi ini bukan kampanye. Masa kampanye kan belum,” jelasnya.
Sebagai seorang tokoh yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Mahulu selama dua periode, Novita memahami betul dinamika politik daerahnya. Menurutnya, Pilkada bukan sekadar pesta demokrasi lima tahunan, tapi juga momen penting untuk memilih pemimpin yang bisa membangun Mahulu ke depan secara berkelanjutan dan merata.
Pesan Kesejukan di Tengah Perbedaan
Dalam pidatonya, Novita tak lupa mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat. Ia menegaskan, meski masyarakat Mahulu nantinya mungkin memiliki pilihan politik yang berbeda, hal itu tak boleh menjadi pemicu perpecahan.
“Di Mahakam Ulu ini, kita semua masih keluarga. Jadi, walaupun kita berbeda pilihan, jangan sampai perbedaan itu menimbulkan permusuhan,” ujar Novita dengan tegas. “Saya paham situasi di lapangan ketika mencari dukungan. Itu sangat sulit, tapi apapun situasi politiknya, jangan jadikan itu perang atau permusuhan,” pesannya.
Pesan damai ini seolah menjadi penekanan bahwa Pilkada bukanlah ajang untuk menciptakan konflik, melainkan kesempatan untuk mempererat persaudaraan. “Catatan saya cuma satu, pilih sesuai dengan hati nurani. Itu adalah kunci untuk membuat pilihan yang benar,” tambahnya, memberikan harapan agar proses politik ini berlangsung damai dan penuh keharmonisan.
Harapan untuk Mahulu yang Lebih Baik
Niat Novita dan pasangannya untuk maju di Pilkada Mahulu bukan tanpa alasan. Mereka melihat kebutuhan yang mendesak untuk membangun Mahulu secara lebih baik dan merata, terutama di daerah-daerah yang masih memerlukan perhatian lebih. Novita menekankan bahwa kesejahteraan dan pembangunan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Mahulu adalah visi yang ingin mereka wujudkan.
Bagi masyarakat Mahulu, Pilkada 2024 bukan sekadar memilih pemimpin, melainkan menentukan masa depan daerah mereka. Dengan ajakan Novita untuk memilih berdasarkan hati nurani, ia mengajak warga Mahulu berpikir jauh ke depan, memastikan pilihan mereka mencerminkan harapan dan aspirasi yang sejati.
Seiring waktu menuju 27 November 2024, saat masyarakat Mahulu akan berbondong-bondong ke TPS, pesan Novita Bulan tentang pentingnya menjaga persatuan dan memilih dengan hati nurani seakan menjadi kompas moral di tengah dinamika politik yang kerap memanas. Pada akhirnya, harapan agar Pilkada berlangsung damai dan masyarakat tetap bersatu menjadi suara yang tak henti-hentinya ia gaungkan.
