Penajam Paser Utara – Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Timur (Kaltim) bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) telah melaksanakan uji coba kering pengolahan air Intake Sepaku.
Uji coba ini bertujuan untuk memastikan aliran air bersih menuju kawasan Kota Nusantara, ibu kota negara baru Indonesia.
Uji Coba Kering Tahap Pertama Berhasil
Seperti dipantau dari akun YouTube resmi BPPW Kaltim pada Sabtu, uji coba kering Intake Sepaku dilaksanakan pada Jumat (12/7/2024). Uji coba tahap pertama ini mencakup pengetesan terhadap sistem mekanikal dan elektrikal, khususnya motor pompa distribusi.
Kepala BPPW Kaltim, Rozali Indra Saputra, menjelaskan bahwa uji coba ini melibatkan pemeriksaan frekuensi dan kecepatan putaran motor pompa.
“Uji coba kering dilakukan pengetesan pada motor pompa distribusi dengan indikator pengecekan frekuensi dan kecepatan putaran motor pompa,” jelasnya.
Pengetesan ini melibatkan pihak kontraktor, vendor, dan pengawas, dan hasilnya menunjukkan bahwa mekanikal dan elektrikal Intake Sepaku berfungsi dengan baik.
Tahap Lanjutan: Uji Coba Basah dan Pengujian Kapasitas
Rozali melanjutkan bahwa setelah uji coba kering, akan dilakukan uji coba basah untuk menguji aliran pada pompa distribusi. Tahap berikutnya adalah pengujian keandalan unit pengolahan pada sistem IPA Intake Sepaku yang memiliki kapasitas 150 liter per detik. Air hasil olahan akan disalurkan menuju unit penampung air (clear well) dengan kapasitas 2.000 meter kubik (m³).
Berikutnya adalah pengujian lengkap pada sistem penyediaan air minum (SPAM) Sepaku. Air minum hasil pengolahan dari IPA Sepaku akan dialirkan melalui pipa transmisi menuju tempat penampungan air (reservoir) induk berkapasitas 2×6.000 m³.
Air Bersih Siap Dialirkan ke Kota Nusantara pada Juli 2024
“Jadi pengujian akan dilanjutkan dengan uji coba basah, serta pengetesan tahap dua dan tiga, setelah uji coba kering,” tambahnya.
Diharapkan pada pertengahan Juli 2024, rangkaian uji coba Intake Sepaku sudah rampung dan air bersih siap minum dapat dialirkan menuju kawasan Kota Nusantara.
Rozali optimis bahwa air bersih akan terdistribusi di Kota Nusantara pada pekan kedua Juli 2024, sehingga saat pelaksanaan upacara Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2024, air bersih sudah mengalir di ibu kota negara baru ini.
