Jombang – Menyambut ribuan tamu ibarat membuka pintu rumah bagi keluarga besar sendiri. Semangat itulah yang kini terlihat di Kabupaten Jombang menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35. Panitia lokal memastikan seluruh kebutuhan akomodasi peserta telah dipersiapkan secara menyeluruh agar pelaksanaan forum tertinggi organisasi tersebut berlangsung nyaman dan lancar.
Muktamar NU ke-35 dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026 hingga 31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Panitia Akomodasi dan Penginapan Yayasan PP Bahrul Ulum telah menyiapkan enam lokasi penginapan dengan total kapasitas lebih dari 3.190 peserta. Seluruh titik penginapan juga dilengkapi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang memadai guna memenuhi kebutuhan para muktamirin yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.
Enam lokasi yang disiapkan meliputi ruang kelas MMA Putra dan Putri, MA Unggulan Putra dan Putri, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), MAN 3 Tambakberas, MTsN 3 Jombang Tambakberas, serta Kampus IAIBAFA Tambakberas. Seluruh lokasi dipilih karena memiliki akses yang mudah menuju pusat pelaksanaan muktamar sekaligus mampu menampung peserta dalam jumlah besar.
MA Unggulan Putra dan Putri menyediakan tiga lantai bangunan yang terdiri atas 21 kamar dengan kapasitas sekitar 220 peserta serta didukung 27 unit toilet. Sementara itu, Kampus UNWAHA menyiapkan 53 ruangan yang mampu menampung sekitar 650 peserta. Fasilitas tersebut diperkuat keberadaan rumah susun mahasiswa yang memiliki 30 kamar mandi dan dilengkapi lift untuk memudahkan mobilitas penghuni.
Di lokasi lainnya, MAN 3 Tambakberas menyediakan 62 ruang kelas dengan kapasitas sekitar 620 peserta. Adapun MTsN 3 Jombang Tambakberas menyiapkan 70 ruang belajar yang mampu menampung sekitar 700 peserta serta didukung 48 unit fasilitas MCK. Kapasitas terbesar berada di Kampus IAIBAFA Tambakberas yang berjarak sekitar 200 meter dari Gedung Serbaguna (GSG), pusat kegiatan muktamar. Kampus tersebut mampu mengakomodasi hingga 1.000 peserta melalui dua aula besar, ruang pertemuan, dan sejumlah ruang kuliah yang tersedia.
“Alhamdulillah enam titik ini sudah siap 100 persen. Dari yang terdekat di IAIBAFA hingga Kampus UNWAHA semuanya telah kami maksimalkan. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Pengasuh PP Bahrul Ulum Tambakberas atas dukungan dan doa yang diberikan,” ujar Ketua Panitia Lokal Muktamar NU ke-35, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq.
Menurut Gus Rozaq, kesiapan akomodasi bukan sekadar memenuhi kebutuhan teknis penyelenggaraan, tetapi juga menjadi wujud pelayanan masyarakat Jombang kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama yang akan hadir dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ini bentuk khidmah Jombang untuk NU. Insyaallah seluruh peserta akan merasa nyaman selama mengikuti rangkaian kegiatan muktamar,” tambahnya.
Panitia optimistis penyelenggaraan Muktamar NU ke-35 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat dukungan pondok pesantren, lembaga pendidikan, perguruan tinggi, serta berbagai elemen masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta selama mengikuti agenda organisasi yang mengusung tema “Muktamar Bergembira dan Berkah.”
Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, Muktamar NU ke-35 diharapkan melahirkan berbagai keputusan strategis yang mampu memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam menjawab tantangan kebangsaan, memperkokoh persatuan umat, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia di masa mendatang.
