Bandung – Dari gelas kopi ke peluang emas, BKKBN bekerja sama dengan LPT Panghegar Bandung menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Memulai Bisnis Minuman Kekinian Ala Barista” bagi keluarga di 25 kelurahan Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Kampung KB yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemberdayaan ekonomi kreatif.
Pelatihan berlangsung selama beberapa hari dengan skema 1 hari 4 kelurahan, dibagi ke dalam dua sesi. Setiap sesi memfasilitasi keluarga dari berbagai kelurahan untuk belajar langsung mengenai resep, tips, hingga teknik pemasaran minuman kekinian yang tengah digemari pasar urban.
Menurut penanggung jawab materi dari LPT Panghegar, Yadi, kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan praktis, tetapi juga membentuk semangat kewirausahaan berbasis rumah tangga. “Ini adalah investasi sosial untuk memicu tumbuhnya kreativitas, kesejahteraan, dan daya saing ekonomi keluarga,” ujarnya.
Dari sisi tujuan, program ini sejalan dengan misi besar BKKBN yaitu mengintegrasikan penguatan institusi keluarga melalui pengembangan keterampilan yang dapat langsung diterapkan. Hal ini dipandang penting sebagai langkah konkret untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi tantangan ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi.
Sebanyak 25 kelurahan yang terlibat tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Sumur Bandung, Ujungberung, Sukajadi, Sukasari, Cibeunying Kaler, Arcamanik, hingga Antapani. Di tiap titik pelatihan, peserta memperoleh panduan praktis untuk mengolah dan memasarkan minuman ala barista dengan modal terbatas, namun berorientasi pada pasar UMKM.
Daya tarik program ini juga terletak pada pendekatannya yang memberdayakan secara langsung keluarga di tingkat akar rumput, bukan hanya individu. “Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa bisnis keluarga bisa dimulai dari rumah, bahkan dari dapur,” tambah Yadi.
Dengan memanfaatkan potensi lokal dan tren pasar, pelatihan ini diharapkan menjadi awal dari gelombang baru pelaku usaha minuman kreatif di Bandung. Langkah kecil ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi dan membawa pengaruh positif terhadap ketahanan keluarga serta komunitas sekitarnya.
