Mojokerto – Suasana Ramadan menjadi momen mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah Kota Mojokerto memanfaatkan kesempatan ini melalui agenda Safari Ramadan yang juga diiringi penyaluran dana hibah bagi tempat ibadah.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran pemerintah kota melaksanakan salat tarawih berjamaah di Musala Al Muhsinun pada Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang rutin dilakukan pemerintah daerah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memantau kondisi lingkungan selama bulan suci.
Dalam kesempatan tersebut, wali kota yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga sarana memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
“Safari Ramadan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan keamanan di setiap lingkungan. Jangan sampai ada hal-hal yang mengganggu rasa aman dan nyaman masyarakat,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto juga menyerahkan dana hibah kepada pengurus Musala Al Muhsinun. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas ibadah sehingga jamaah dapat menjalankan kegiatan keagamaan dengan lebih nyaman.
“Dengan hibah ini semoga musala semakin nyaman. Semoga jamaahnya juga semakin banyak,” tambahnya.
Selain itu, Ning Ita juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto telah menetapkan status siaga cuaca mulai 1 hingga 31 Maret 2026 berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.
Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu selama Ramadan perlu diantisipasi oleh masyarakat, baik saat berada di rumah maupun ketika beraktivitas di luar.
“Kondisi ini berdasarkan informasi dari BMKG terkait potensi cuaca ekstrem. Selama Ramadan kita harus lebih berhati-hati, baik saat berada di rumah maupun di luar rumah,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memanjatkan doa agar Kota Mojokerto dan wilayah lainnya senantiasa berada dalam kondisi aman dan terhindar dari berbagai musibah.
“Semoga kita semua istiqomah dalam beribadah dan berdoa agar Kota Mojokerto, Jawa Timur, dan Indonesia tetap dalam keadaan selamat,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto menyalurkan dana hibah sebesar Rp15 juta kepada Musala Al Muhsinun. Selain itu, Ning Ita juga mentasyarufkan zakat mal serta memberikan bingkisan kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat selama bulan Ramadan.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, pemerintah daerah berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat. Di sisi lain, bantuan yang diberikan juga diharapkan mampu mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadan.
