Mojokerto – Seperti fondasi yang diperkuat sebelum bangunan menjulang, peningkatan mutu pendidikan juga dimulai dari sarana yang layak. Pemerintah Kabupaten Mojokerto resmi memulai pekerjaan rehabilitasi Gedung TKNP Bangsal sebagai bagian dari komitmen memperbaiki infrastruktur pendidikan dasar di wilayah tersebut. Proyek ini dibiayai melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2025.
Pekerjaan rehabilitasi Gedung TKNP Bangsal memiliki masa pelaksanaan selama 50 hari kalender. Berdasarkan data kontrak, proyek dimulai pada Senin (3/11/2025) dan ditargetkan selesai pada Senin (22/12/2025). Dengan tenggat waktu yang relatif singkat, pelaksanaan proyek dituntut berjalan efektif dan sesuai spesifikasi teknis agar hasilnya dapat segera dimanfaatkan oleh dunia pendidikan setempat.
Pelaksanaan rehabilitasi gedung tersebut dipercayakan kepada CV Cahaya Permata Utama sebagai kontraktor pelaksana. Saat ini, sejumlah tahapan pekerjaan telah mulai dilakukan, mulai dari persiapan teknis hingga pengerjaan fisik sesuai rencana kerja yang telah disepakati bersama pihak terkait. Proyek ini berada di bawah pengawasan internal perusahaan guna memastikan kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian.
Pengawas proyek dari CV Cahaya Permata Utama, Randi, menjelaskan bahwa rehabilitasi Gedung TKNP Bangsal bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih representatif. Ia menilai kondisi sarana prasarana memiliki pengaruh besar terhadap proses belajar mengajar, khususnya bagi anak-anak usia dini.
“Kami berharap hasil rehabilitasi ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan mendukung proses pendidikan. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk kemajuan pendidikan di Bangsal,” ujar Randi saat ditemui pada Jumat (12/12/2025).
Menurutnya, gedung sekolah yang layak akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi murid, tetapi juga bagi tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas pembelajaran sehari-hari. Dengan fasilitas yang memadai, guru dapat lebih fokus pada pengembangan metode pembelajaran, sementara siswa dapat belajar dalam suasana yang kondusif dan aman.
Rehabilitasi Gedung TKNP Bangsal ini menjadi bagian dari program berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat sektor pendidikan. Pemerintah daerah menilai bahwa perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur sekolah merupakan kebutuhan mendesak, seiring bertambahnya jumlah peserta didik dan tuntutan mutu pendidikan yang semakin tinggi.
Selain meningkatkan kualitas fisik bangunan, proyek ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan negeri. Gedung sekolah yang terawat dinilai mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjamin hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak sejak usia dini.
Dengan target penyelesaian pada akhir Desember 2025, masyarakat Bangsal berharap gedung TKNP yang telah direhabilitasi dapat segera digunakan secara optimal pada tahun ajaran berikutnya. Pemerintah daerah pun mengimbau seluruh pihak, baik kontraktor, pengawas, maupun masyarakat sekitar, untuk bersama-sama mendukung kelancaran pelaksanaan proyek agar selesai tepat waktu dan sesuai standar yang ditetapkan.
Rehabilitasi ini diharapkan menjadi awal dari peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto, dimulai dari bangunan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang generasi penerus.
