Pasbar – Di balik setiap aksi penyelamatan dan bantuan kemanusiaan, terdapat relawan yang bekerja dalam senyap tanpa mengharapkan balasan. Semangat itulah yang menjadi napas Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat ke-V Tahun 2026, sebuah forum strategis yang diharapkan menjadi titik temu gagasan sekaligus penentu arah gerak organisasi kemanusiaan di daerah.
Muskab PMI Pasaman Barat dijadwalkan berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat pada Selasa (2/6/2026). Agenda ini menjadi forum tertinggi PMI di tingkat kabupaten yang memiliki kewenangan menetapkan kebijakan organisasi, memilih kepengurusan baru, serta merumuskan program kerja untuk periode mendatang. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting bagi relawan dari berbagai kecamatan untuk menyampaikan aspirasi dan pandangan terkait penguatan peran PMI dalam menjawab tantangan kemanusiaan.
Ketua PMI Kecamatan Talamau, Yuheldi atau yang lebih dikenal sebagai Dedi Rang Sinuruik, menilai Muskab harus menjadi ruang yang terbuka dan demokratis bagi seluruh relawan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kemanusiaan.
“Muskab bukan sekadar agenda organisasi. Ini adalah momentum untuk memastikan bahwa suara relawan dari seluruh kecamatan di Pasaman Barat dihargai. Mereka yang berada di garis depan kemanusiaan harus mendapatkan ruang dalam menentukan arah organisasi,” ujar Yuheldi pada Senin (1/6/2026).
Menurutnya, relawan memiliki pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai situasi darurat sehingga masukan mereka sangat penting dalam merumuskan kebijakan organisasi. Selama ini, PMI bertumpu pada kerja sukarela para relawan yang hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana, pelayanan kesehatan, maupun kegiatan sosial lainnya.
Peran tersebut semakin terlihat ketika sejumlah wilayah di Pasaman Barat terdampak banjir dan tanah longsor akibat Badai Siklon Senyar pada 2025. Dalam kondisi darurat itu, relawan PMI terlibat dalam proses evakuasi, distribusi bantuan kemanusiaan, hingga pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. Mereka bekerja di lapangan dalam berbagai keterbatasan demi memastikan masyarakat memperoleh bantuan yang dibutuhkan.
“PMI yang kuat lahir dari relawan yang didengar, dihargai, dan dilibatkan,” kata Yuheldi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan Muskab tidak semata-mata ditentukan oleh terpilihnya kepengurusan baru. Lebih dari itu, forum tersebut harus mampu menghasilkan kebijakan yang relevan dengan kebutuhan relawan serta tantangan kemanusiaan yang terus berkembang di Pasaman Barat.
Sebagai daerah yang memiliki kerawanan terhadap bencana alam, Pasaman Barat membutuhkan organisasi kemanusiaan yang adaptif dan responsif. Penguatan kapasitas relawan, peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta perluasan jaringan pelayanan hingga tingkat nagari menjadi sejumlah isu yang diharapkan mendapat perhatian dalam forum Muskab kali ini.
Yuheldi juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam musyawarah merupakan hal yang wajar selama tetap mengedepankan tujuan bersama untuk kemajuan organisasi dan pelayanan masyarakat.
“Kita boleh berbeda pendapat dalam forum, tetapi tujuan kita tetap sama, yaitu memperkuat PMI dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena pada akhirnya, yang kita perjuangkan adalah kemanusiaan,” tuturnya.
Pelaksanaan Muskab PMI Kabupaten Pasaman Barat ke-V Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum mempererat solidaritas antarrelawan sekaligus menjaga marwah PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang independen, profesional, dan berbasis kerelawanan. Dengan melibatkan seluruh unsur organisasi secara aktif, forum ini diharapkan mampu melahirkan keputusan yang berdampak positif bagi penguatan pelayanan kemanusiaan di masa mendatang.
Pada akhirnya, kekuatan PMI tidak hanya bertumpu pada struktur kepengurusan, melainkan pada dedikasi relawan yang hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan. Semangat kebersamaan dan kemanusiaan yang dibawa dalam Muskab kali ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi PMI Pasaman Barat untuk terus berkembang dan menjawab berbagai tantangan kemanusiaan di masa depan.
