Jember – Malam penuh kehangatan mewarnai acara purna tugas Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 9/DY/2 Kostrad, Kolonel Inf. Dr. La Ode M. Nurdin, di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (28/8/2025). Bupati Jember, Gus Fawait, bersama jajaran Forkopimda dan keluarga besar TNI hadir memberikan penghormatan atas dedikasi sang perwira.
Dalam sambutannya, Gus Fawait menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun daerah. Menurutnya, Jember hanya bisa maju jika pemerintah, TNI/Polri, dan masyarakat bersatu menghadapi tantangan yang ada. “Kolaborasi lintas sektor harus diperkuat untuk mengatasi persoalan kemiskinan, stunting, kesehatan, hingga masalah sosial lainnya. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Jember Baru dan Jember Maju,” ujar Gus Fawait.
Kolonel La Ode yang telah memimpin Brigif 9 Kostrad selama satu tahun enam bulan menegaskan bahwa tanggung jawabnya bukan hanya pada tugas militer, tetapi juga kesejahteraan ribuan prajurit dan keluarganya. “Saya memiliki 2.500 prajurit yang harus dipelihara moril, mental, fisik, dan keluarganya. Kesatuan kami tersebar di wilayah Tapal Kuda, termasuk Jember, Bondowoso, Banyuwangi, dan Tanggul. Harapan saya, sinergisitas Brigif 9 Kostrad dengan Forkopimda serta Pemkab Jember terus terjalin, berkomunikasi, dan berada dalam satu frekuensi untuk membangun Jember Baru dan Jember Maju,” ucapnya.
Ia juga menegaskan akan tetap menjaga silaturahmi dengan masyarakat Jember meskipun telah menyelesaikan masa tugasnya. Bahkan, La Ode menyebut dirinya berkeinginan melanjutkan pengabdian di bidang akademis sebagai kontribusi setelah pensiun dari jabatan komando.
Bupati Jember memberikan apresiasi khusus terhadap pengabdian Kolonel La Ode yang sudah lebih dari tujuh tahun bertugas di daerah ini. “Beliau selalu diterima dengan baik, artinya piawai menjalin sinergi. Bahkan, beliau benar-benar menyatu dengan Jember, sampai mendapat istri orang Jember. Kami percaya, meski bergeser dari Jember, beliau tidak sabar untuk kembali ke Jawa Timur. Selamat jalan, semoga karya-karya panjenengan di Jember selalu dikenang, dan pesan-pesan yang sering disampaikan insyaallah akan kami lanjutkan,” ujar Gus Fawait.
Acara ditutup dengan doa bersama serta penghormatan kepada Kolonel La Ode dan keluarga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya. Momen ini tidak hanya menjadi pelepasan seorang perwira, tetapi juga simbol kuatnya sinergi antara militer, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun Jember. (ADV).
