Mahulu – Di tengah hiruk-pikuk kontestasi politik menjelang Pemilu Kepala Daerah Mahulu, PRIMA Muda dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap pasangan Novita Bulan dan Artya Fathra Marthin. Anggota PRIMA Muda, Stanislaus Nyopaq SH, dengan penuh keyakinan mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan dukungan hingga 95 persen suara masyarakat pada Pilkada mendatang.
Menurut Stanis, lima persen sisanya merupakan kelompok yang masih memilih untuk tidak bersatu. Namun, ia optimis bahwa mayoritas masyarakat Mahulu siap bergerak bersama dalam semangat persatuan untuk membawa perubahan yang lebih baik.
“PRIMA ini adalah simbol kesehatan yang utuh. Prioritas kami adalah kepedulian, kemandirian, dan pengabdian untuk masyarakat. PRIMA adalah jawaban untuk masa depan,” ungkap Stanis.
Menilik 10 Tahun Kepemimpinan, Melihat Ruang untuk Berkembang
Stanis, yang akrab disapa Stanis, juga mengulas kepemimpinan Dr. Bonifasius Belawan Geh yang telah berjalan selama satu dekade. Meskipun banyak capaian yang diraih, ia menekankan masih ada banyak ruang yang bisa dikembangkan untuk kesejahteraan Mahulu.
“Bagi kami, masih banyak hal yang perlu dikembangkan lebih jauh. Bersama PRIMA Muda, relawan, ibu-ibu, dan orang tua yang siap mendukung, kami percaya bahwa pasangan Novita Bulan dan Artya Fathra Marthin adalah perekat bagi masyarakat. Tidak peduli apa agamanya, apa sukunya, semua bergerak bersama dalam kebahagiaan. Inilah kekuatan PRIMA yang akan membawa kita lebih maju,” jelasnya.
Komitmen pada Prinsip Persatuan
Stanis, yang juga seorang lawyer, menegaskan bahwa PRIMA bukan hanya sekadar menyebarkan visi dan misi, tetapi lebih dari itu, mereka berpegang teguh pada prinsip persatuan. Persatuan ini, menurut Stanis, adalah kunci untuk meraih keberhasilan dalam membangun Mahulu yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Jika ada persimpangan, itu adalah bagian dari usaha kami untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat. Ini adalah langkah politik yang harus kami tempuh,” katanya.
Dalam analoginya, Stanis menggambarkan proses politik seperti pisau yang membelah apel, di mana setiap orang akan mendapatkan bagian yang adil. Ia menegaskan bahwa pisau itu tajam, namun harus digunakan dengan bijak agar tidak melukai perjuangan yang tulus.
“Jika pisau ini membelah apel dan dibagi-bagi, maka semua akan mendapat bagian. Begitu juga dengan upaya kami dalam membangun dan merangkul semua elemen masyarakat,” terangnya.
Hubungan yang Kuat Melalui Persatuan dan Persaudaraan
Lebih jauh, Stanis menyoroti pentingnya membangun hubungan yang kuat dan bertahan lama melalui persatuan dan persaudaraan. Ia menekankan bahwa hubungan yang dibangun semata-mata atas dasar uang atau kepentingan pribadi tidak akan bertahan lama.
“Jika hubungan dibangun dengan uang, maka saat uang habis, habislah hubungan itu. Begitu pula, jika hubungan dibangun atas kepentingan ego, maka ketika kepentingan itu tercapai, hubungan tersebut akan berakhir,” tegas Stanis.
Namun, ia menambahkan bahwa hubungan yang didasarkan pada persatuan dan persaudaraan akan bertahan selamanya. Bahkan, meskipun waktu berlalu dan generasi berganti, hubungan yang dilandasi semangat persatuan akan tetap hidup dan terus terjalin.
“Jika hubungan dibangun atas dasar persatuan dan persaudaraan untuk membangun, maka meskipun tulang memutih di tanah, hubungan itu akan terus hidup dan terjalin,” pungkasnya.
PRIMA Muda: Fondasi Persatuan yang Kuat
Pernyataan Stanis ini mempertegas posisi PRIMA Muda sebagai penggerak persatuan di Mahulu. Bagi PRIMA, persatuan dan kebersamaan adalah fondasi utama yang tidak boleh goyah oleh hal-hal sementara seperti uang atau kepentingan pribadi. Stanis mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Mahulu dengan semangat persaudaraan yang kuat, demi masa depan yang lebih baik.
Dengan optimisme dan tekad yang besar, PRIMA Muda siap mengantarkan pasangan Novita Bulan dan Artya Fathra Marthin menuju kemenangan di Pilkada Mahulu, membawa harapan baru bagi masyarakat tanpa memandang perbedaan suku, agama, atau latar belakang.
