Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp1,3 miliar kepada sepuluh partai politik yang memiliki kursi di DPRD Samarinda. Bantuan tertinggi diterima oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Samarinda, sebesar Rp258 juta.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, pada Senin (8/7/2024) menyatakan bahwa bantuan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2018 tentang bantuan keuangan kepada partai politik.
“Tujuan dari bantuan ini adalah untuk meningkatkan partisipasi partai politik dalam pendidikan politik kepada masyarakat dan kader partai,” ujar Andi Harun.
Alokasi Dana dan Penggunaan
Bantuan keuangan ini diberikan kepada partai-partai yang berhasil memperoleh kursi di DPRD Samarinda, termasuk PDIP, Gerindra, Golkar, dan PKS. Partai lainnya yang menerima bantuan adalah NasDem, Demokrat, PAN, PKB, PPP, dan Hanura.
Menurut Andi Harun, pemberian bantuan ini adalah kewajiban pemerintah untuk memberikan hak kepada partai politik yang memperoleh kursi dan suara. Dana ini bersumber dari APBD murni Kota Samarinda tahun 2024.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Samarinda, Sucipto Wasis, menambahkan bahwa 60 persen dari bantuan akan dialokasikan untuk kegiatan pendidikan politik, sementara 40 persen sisanya untuk operasional di sekretariat partai.
Bantuan ini diperuntukkan mulai Januari hingga Agustus 2024 dan diharapkan dapat mendukung pesta demokrasi seperti Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Samarinda.
Rincian Bantuan Keuangan
Berikut adalah rincian bantuan keuangan yang diberikan kepada masing-masing partai politik:
- PDIP Kota Samarinda: Rp258 juta
- Gerindra Kota Samarinda: Rp245 juta
- Golkar Kota Samarinda: Rp149 juta
- PKS Kota Samarinda: Rp148 juta
- NasDem Kota Samarinda: Rp139 juta
- Demokrat Kota Samarinda: Rp136 juta
- PAN Kota Samarinda: Rp124 juta
- PKB Kota Samarinda: Rp80 juta
- PPP Kota Samarinda: Rp75 juta
- Hanura Kota Samarinda: Rp47 juta
“Dengan adanya bantuan keuangan ini, diharapkan partai politik dapat lebih aktif dalam melaksanakan pendidikan politik dan meningkatkan kualitas demokrasi di Samarinda,” tutup Sucipto Wasis.
