Tenggarong – Semangat keagamaan dan kebangsaan bergema kuat di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, saat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kutai Kartanegara (Kukar) masa khidmat 2025–2030 resmi dilantik pada Rabu (25/10/2023). Acara ini menjadi simbol konsolidasi kekuatan NU untuk menjawab tantangan sosial keagamaan di era digital dan modern.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kukar, KH Muhammad Ihsan, menekankan pentingnya NU hadir tidak hanya dalam aspek keagamaan, tapi juga sosial dan kebangsaan. Ia mengajak seluruh pengurus dan kader NU di Kukar untuk menebar nilai Islam rahmatan lil alamin serta menjaga harmoni dalam keberagaman.
“NU harus menjadi pelopor pemersatu, bukan pemecah belah. Kita hidup di tengah arus informasi yang deras, maka tanggung jawab kita untuk menjaga akidah dan akhlak umat sangat besar,” ujarnya.
Pelantikan yang dihadiri tokoh-tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, dan pejabat daerah ini juga dimaknai sebagai momen memperkuat sinergi antara NU dan Pemerintah Daerah.
Bupati Kukar Bupati Aulia Rahman Basri , dalam sambutannya, menyatakan komitmen mendukung gerakan keagamaan yang inklusif dan mencerdaskan umat. Ia menyebut NU sebagai mitra strategis dalam menciptakan ketahanan sosial berbasis nilai-nilai keislaman yang moderat dan kontekstual.
“Peran NU dalam menjaga kerukunan dan pendidikan keagamaan sangat penting. Pemkab Kukar akan terus mendukung kegiatan keummatan, pendidikan pesantren, dan program penguatan keluarga islami,” tegas Aulia.
Selama masa khidmat 2025–2030, PCNU Kukar menargetkan perluasan dakwah digital, penguatan ekonomi umat, serta pembinaan generasi muda melalui pendidikan berbasis pesantren dan madrasah.
Dengan pelantikan ini, NU Kukar siap melangkah lebih progresif sebagai penjaga nilai-nilai wasathiyah dan motor penggerak kebaikan di masyarakat. (ADV).
