Jombang – “Guru hebat, Indonesia kuat. Menjadi guru bukan hanya pilihan, tetapi panggilan — panggilan rohani, insaniyah, dan pengabdian,” ujar Abah KH. Fahrudin, Ketua PC Pergunu Jombang, saat membuka kegiatan lomba puisi dan pantun dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) Guru 20265. Peringatan tahun ini berlangsung meriah dan sarat nuansa kekeluargaan di kantor PC Pergunu Jombang.
Acara ini diikuti oleh para pengurus cabang (PC) dan ketua anak cabang (PAC) Pergunu se-Kabupaten Jombang. Berlangsung pada Senin (25/11/2025), lomba diselenggarakan dengan format santai dan tidak formal, menciptakan suasana penuh kehangatan dan tawa. Peserta menunjukkan kebolehan mereka dalam berpuisi dan berpantun dengan penuh spontanitas dan ekspresi, memikat perhatian para hadirin yang hadir.
Menurut panitia, kegiatan ini tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang ekspresi dan silaturahmi. Kemeriahan yang muncul selama lomba menggambarkan eratnya hubungan antara para guru di bawah naungan Pergunu. Tawa riang, tepuk tangan, dan saling apresiasi menjadi warna utama sepanjang acara berlangsung.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita sebagai guru terus tumbuh dalam kreativitas dan mempererat persaudaraan,” ucap salah satu peserta dari PAC Ploso yang tampil membacakan puisi bertema perjuangan guru di era digital.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah yang memperkokoh semangat solidaritas dan persatuan antar kader Pergunu. Makanan khas lokal disajikan sebagai pelengkap kebersamaan. Dalam momen santai itu, peserta saling berbagi cerita dan pengalaman, mempererat jaringan antar guru dari berbagai wilayah di Jombang.
Kegiatan Hari Santri Nasional Guru ini menjadi simbol nyata komitmen PC Pergunu Jombang dalam menumbuhkan semangat literasi, kreativitas, dan kekompakan di kalangan pendidik. Ke depan, mereka berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang semakin menginspirasi para guru untuk terus berkarya dan membangun peradaban melalui pendidikan.
