Padang – “Menanam hari ini, menjaga masa depan” menjadi semangat yang mewarnai peringatan HUT ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB). Momentum hari jadi tersebut tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan lewat gerakan penanaman 10.000 pohon secara serentak di berbagai wilayah Sumatera Barat, Rabu (12/8/2026).
Aksi penghijauan itu dipusatkan di kawasan IAIN Imam Bonjol Aie Bangek, Kota Padang, dengan melibatkan berbagai instansi, lembaga pendidikan, organisasi, serta masyarakat. Gerakan serupa juga berlangsung di sejumlah daerah lain di Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Solok Selatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-1 Kodam XX/TIB sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati pada 17 Agustus 2026.
Sejumlah unsur hadir dan terlibat dalam penanaman pohon di Aie Bangek. Mereka antara lain perwakilan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Polda Sumbar, Dandim Kota Padang, Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, jajaran IAIN Imam Bonjol, mahasiswa, pelajar SMA, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat. Letkol Cpl Aswad Kenedi juga turut hadir mengikuti kegiatan tersebut.
Penanaman sebanyak 10.000 pohon menjadi simbol kuat bahwa pelestarian lingkungan memerlukan keterlibatan bersama. Pelaksanaan secara serentak di berbagai wilayah memperlihatkan bahwa upaya penghijauan tidak berhenti di satu titik, melainkan bergerak menjadi kegiatan kolektif yang menjangkau sejumlah daerah di Sumatera Barat.
Keterlibatan TNI bersama Polri, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi, pelajar, mahasiswa hingga masyarakat juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam merawat lingkungan. Gerakan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama dan tidak dapat dibebankan kepada satu institusi saja.
Pohon-pohon yang ditanam diharapkan tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Selain membantu menjaga keseimbangan lingkungan, keberadaan tanaman tersebut diharapkan dapat mendukung kualitas kawasan hijau, memberikan manfaat ekologis serta menjadi warisan bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Aksi penghijauan dalam peringatan HUT ke-1 Kodam XX/TIB juga menunjukkan bahwa sebuah hari jadi dapat menjadi momentum untuk menghadirkan kegiatan yang memiliki dampak nyata. Penanaman pohon dipilih sebagai bentuk pengabdian yang manfaatnya diharapkan terus dirasakan setelah rangkaian peringatan selesai.
Gerakan tersebut semakin memiliki makna karena dilaksanakan menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat kemerdekaan tidak hanya dihadirkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga diterjemahkan dalam kegiatan gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan serta kontribusi bersama untuk menjaga masa depan.
Pelibatan kalangan mahasiswa dan siswa dalam kegiatan juga menjadi bagian penting dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Kehadiran generasi muda di tengah gerakan penghijauan dapat menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam sekaligus membangun rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tempat mereka hidup.
Pemilihan IAIN Imam Bonjol Aie Bangek sebagai pusat kegiatan turut mempertemukan unsur pertahanan, pemerintah, penegak hukum, dunia pendidikan, organisasi dan masyarakat dalam satu gerakan bersama. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi gambaran bahwa penghijauan membutuhkan keberlanjutan dan partisipasi luas agar manfaatnya tidak hanya bersifat sesaat.
Gerakan tanam 10.000 pohon pada HUT ke-1 Kodam XX/TIB pada akhirnya membawa pesan bahwa peringatan hari jadi dapat meninggalkan jejak yang lebih panjang daripada seremoni. Dengan pelaksanaan serentak di sejumlah daerah Sumatera Barat, aksi tersebut diharapkan menjadi pemantik agar gerakan penghijauan terus berlanjut, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga alam untuk generasi mendatang.
