Samarinda – Hangatnya semangat kekeluargaan dan kebersamaan terasa kuat dalam acara Halalbihalal Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Kota Samarinda yang digelar di Taman Budaya Provinsi Kaltim, Jalan Kemakmuran, pada Minggu (4/5/2025). Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, beserta istri Hj Wahyu Hernaningsih Seno, turut hadir meramaikan momen silaturahmi akbar tersebut.
Dalam sambutannya, Seno Aji menyampaikan apresiasi atas kiprah dan peran besar Ikapakarti dalam menjaga keharmonisan serta mendukung pembangunan di Kalimantan Timur. Ia menyebut bahwa warga Tanah Jawi—etnis Jawa—yang kini mencapai 39 persen dari populasi Kaltim memiliki peran strategis dalam berbagai bidang.
“Solidaritas antar warga Tanah Jawi harus terus dibangun. Ini bukan sekadar paguyuban, tapi juga kekuatan sosial yang memberi manfaat nyata bagi daerah,” ujarnya.
Seno juga mengumumkan rencana Pemprov Kaltim untuk membangun Joglo Ikapakarti di atas lahan seluas satu hektare pada tahun 2026. Joglo ini dirancang menjadi pusat kegiatan budaya, sosial, dan pendidikan masyarakat Jawa di Kaltim.
“Insyaallah 2026 akan dibangun Joglo Ikapakarti. Tempat ini bisa dimanfaatkan seluruh paguyuban Tanah Jawi untuk pelestarian budaya dan kegiatan sosial,” tambahnya.
Menurutnya, banyak anggota Ikapakarti yang telah berkiprah di sektor strategis seperti pendidikan, pemerintahan, dan dunia usaha. Keberadaan mereka menjadi bukti bahwa paguyuban ini bukan sekadar komunitas etnis, melainkan kekuatan sosial yang mendorong kemajuan daerah.
Sementara itu, Ketua DPP Ikapakarti H. Rusmadi menegaskan bahwa halalbihalal merupakan tradisi yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memperkuat kesatuan dan kekompakan di tengah keberagaman.
“Yang terpenting adalah guyub rukun dan tetap solid. Dengan begitu, keluarga besar Tanah Jawi akan semakin kuat dan berdaya,” ujar Rusmadi.
Kegiatan ini turut dimeriahkan dengan pembagian makanan gratis oleh pengurus paguyuban serta pertunjukan kesenian Reog dari sepuluh kelompok seni Jawa di Samarinda. Suasana menjadi semakin meriah dengan iringan musik tradisional dan semangat kebersamaan yang mengalir dalam setiap penampilan.
Halalbihalal Ikapakarti menjadi bukti nyata bahwa kekuatan budaya dan solidaritas sosial dapat menjadi penopang penting dalam menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan daerah.
