Sangatta – Tali persaudaraan yang melintasi batas geografis terasa begitu kental dalam pelantikan pengurus baru Kerukunan Keluarga Pinrang (KKP) Kutai Timur periode 2025–2030. Acara yang berlangsung di Gedung Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (4/5/2025) ini dihadiri ratusan warga Pinrang yang telah menetap di Kutai Timur, serta pejabat dari dua daerah, yakni Pinrang dan Kutim.
Momen ini menjadi penanda kuatnya solidaritas dan keterikatan emosional warga perantauan terhadap kampung halaman. Bahkan, kehadiran Bupati Pinrang bersama rombongan pejabat daerahnya membawa nuansa kebanggaan tersendiri bagi para hadirin.
Sementara itu, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, turut memberikan sambutan yang sarat makna. Ia menyebut pelantikan ini bukan sekadar acara formal, tetapi juga wujud nyata kekompakan dan gotong royong antarmasyarakat lintas wilayah.
“Kita berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai penguat hubungan antarwarga dan antarwilayah,” tutur Ardiansyah dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan meriah.
Pelantikan KKP Kutim ini tak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga forum temu kangen dan konsolidasi warga Pinrang dari berbagai kalangan. Mulai dari tokoh senior hingga generasi muda tampak hadir, menunjukkan bahwa semangat kebersamaan tidak lekang oleh waktu.
Banyak yang menyebut acara ini sebagai “pesta batin”, simbol perayaan identitas dan rasa memiliki, yang tetap terjaga meskipun jauh dari tanah kelahiran.
Atmosfer penuh kehangatan semakin terasa ketika semangat “sipakatau, sipakalebbi, sipakainge” — nilai-nilai luhur masyarakat Bugis-Makassar — digaungkan sepanjang acara. Filosofi ini menjadi pondasi kokoh dalam menjaga harmoni di tanah perantauan.
Selain memperkuat jalinan sosial, pertemuan ini juga membuka ruang dialog antara pemerintah dan komunitas perantau, yang diharapkan bisa melahirkan berbagai sinergi pembangunan.
Pelantikan ini menegaskan bahwa meski berada di perantauan, warga Pinrang tetap menjadikan Kutai Timur sebagai rumah kedua, tanpa melupakan akar budaya dan nilai-nilai yang membentuk jati diri mereka.
