Kutim – Suasana hangat Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Kalimantan Timur di Hotel Novotel Balikpapan pada Minggu (7/12/2025) menjadi panggung penetapan kepemimpinan baru bagi DPC PDI Perjuangan Kutai Timur. DPP PDI Perjuangan resmi mengangkat Faizal Rachman sebagai Ketua DPC untuk periode 2025–2030 melalui SK bernomor 23.06/KPTS/KP/DPP/XI/2025 yang turut diumumkan di hadapan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Dalam SK tersebut, DPP tidak hanya menetapkan Faizal sebagai ketua, tetapi juga mengukuhkan Puji Kinasih serta Kristian Hasmadi sebagai unsur pengurus baru. Penetapan ini sekaligus menjadi tanda dimulainya restrukturisasi organisasi yang berorientasi pada penguatan kerja politik di Kutai Timur.
Usai menerima amanah, Faizal menegaskan bahwa prioritas kepemimpinannya adalah membenahi dan memperkuat struktur organisasi dari tingkat cabang hingga anak ranting. Ia menilai kerapian struktur menjadi fondasi utama agar seluruh kader dapat bekerja lebih efektif dan bergerak dalam satu frekuensi perjuangan.
“Pembenahan struktur sampai ke tingkat paling bawah menjadi prioritas awal kami. Dengan susunan organisasi yang rapi, seluruh kader dapat bergerak lebih serempak,” ujarnya pada Minggu (7/12/2025).
Lebih jauh, Faizal menekankan pentingnya konsolidasi internal untuk memperkuat fungsi advokasi partai bagi masyarakat Kutai Timur. Ia menyampaikan bahwa kehadiran partai harus benar-benar dirasakan warga, baik melalui kebijakan, pelayanan, maupun pendampingan terhadap kebutuhan publik di tingkat akar rumput.
Ia juga menggarisbawahi bahwa DPC Kutai Timur telah mulai menyiapkan strategi menghadapi agenda politik mendatang, termasuk persiapan menjelang pemilu berikutnya. Menurut Faizal, seluruh langkah pengurus baru harus dipastikan bermanfaat nyata dan konsisten dengan komitmen kerakyatan PDI Perjuangan.
“Kami berkomitmen agar setiap program dan langkah yang kami jalankan memberikan manfaat nyata, baik untuk warga Kutai Timur maupun bagi partai,” tegasnya.
Dengan pengesahan komposisi kepengurusan yang baru, PDI Perjuangan Kutai Timur diharapkan semakin solid dan mampu menjalankan agenda strategis selama lima tahun mendatang. Penguatan konsolidasi dan kesiapan menghadapi dinamika politik daerah kini menjadi pekerjaan pertama yang menanti Faizal dan jajarannya.
