Surabaya – Denting gitar, harmoni keyboard, dan tepuk tangan penonton seakan menjadi bahasa semangat dalam gelaran “Ekspresiku” di One Deck Gastropub, ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya, Minggu (17/5/2025). Acara tersebut menghadirkan panggung bagi anak-anak dan remaja berbakat dari Surabaya dan Sidoarjo untuk menunjukkan kemampuan bermusik mereka di hadapan publik. Ibarat taman yang memberi ruang tumbuh, kegiatan ini menjadi wadah ekspresi generasi muda dalam merawat mimpi di bidang seni musik.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB itu diikuti oleh lima solois dan tiga band yang beranggotakan pelajar dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Para peserta membawakan berbagai lagu populer menggunakan instrumen seperti gitar dan keyboard, sementara kelompok band menghadirkan penampilan yang enerjik sehingga membuat suasana acara berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Tidak hanya sekadar hiburan, “Ekspresiku” juga menjadi sarana pengembangan bakat dan keberanian tampil di ruang publik bagi anak-anak dan remaja berusia 7 hingga 17 tahun.
Konsep acara yang dikemas hangat dan suportif memberi ruang bagi setiap peserta untuk tampil sesuai karakter masing-masing. Aransemen lagu yang dibawakan disesuaikan dengan gaya personal peserta, sehingga penampilan terasa lebih autentik dan mencerminkan identitas mereka di atas panggung. Dukungan penonton yang hadir turut menciptakan atmosfer positif bagi para talenta muda untuk mengekspresikan kemampuan terbaiknya.
“ARTOTEL hadir bukan hanya sebagai ruang menginap, tetapi juga ruang kreatif yang mendukung perkembangan seni dan talenta muda. Melalui Ekspresiku, kami ingin memberikan pengalaman yang positif sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk berani tampil dan terus berkembang,” ujar Teddy Patrick, S.E., M.Par., CHA., selaku General Manager ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya.
Menurut Teddy, kegiatan seperti ini menjadi bagian dari komitmen hotel dalam mendukung perkembangan industri kreatif sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi mereka sejak dini. Ia menilai ruang kreatif yang inklusif dapat menjadi fondasi penting bagi perkembangan kepercayaan diri anak-anak dan remaja di masa depan.
Salah satu peserta, Rafano Ardana Asmara atau Fano, mengaku bahagia bisa menjadi bagian dari acara tersebut. Siswa kelas 1 SD Muhammadiyah Sidoarjo itu tampil memainkan gitar sambil membawakan lagu favoritnya di hadapan penonton.
“Aku suka main gitar. Lagu favoritku Laskar Pelangi sama Ampar-Ampar Pisang. Pengen nanti bisa bikin dan mainin lagu sendiri. Walaupun kadang sakit pas metik dan genjreng senar, tapi tetap happy,” ujar Fano dengan penuh semangat.
Kehangatan acara semakin terasa melalui dukungan para orang tua, keluarga, dan penonton yang hadir memberikan apresiasi di setiap penampilan. Semangat kebersamaan itu menjadi gambaran bahwa bakat generasi muda di bidang musik terus bertumbuh dan membutuhkan ruang apresiasi yang tepat.
Melalui “Ekspresiku”, ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menegaskan pentingnya ruang kreatif bagi anak-anak dan remaja untuk berkembang. Dari panggung kecil seperti ini, bukan tidak mungkin lahir musisi-musisi masa depan yang membawa karya mereka lebih jauh ke industri musik Indonesia.
