Pasaman Barat – Di tengah derasnya tuntutan tata kelola keuangan daerah yang semakin dinamis, pertemuan para bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di halaman belakang Bank Nagari Cabang Simpang Empat terasa seperti jeda yang menyatukan kepentingan. Bukan sekadar agenda tahunan, kegiatan ini menjadi simbol penguatan hubungan antara lembaga keuangan daerah dan pengelola administrasi anggaran di Kabupaten Pasaman Barat.
Bank Nagari Cabang Simpang Empat menggelar Gathering Bendahara Dinas/OPD se-Kabupaten Pasaman Barat pada Rabu (13/5/2026) dengan mengusung tema “Bersama Bersinergi dan Berkontribusi”. Kegiatan tersebut dihadiri bendahara dari berbagai instansi pemerintahan daerah sebagai bentuk penguatan kolaborasi sekaligus apresiasi terhadap peran mereka dalam mendukung kelancaran pengelolaan keuangan daerah di Bumi Tuah Basamo.
Pimpinan Cabang Bank Nagari Simpang Empat, Rahmad Ildrony, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan atas loyalitas dan dedikasi para bendahara yang selama ini turut menopang efektivitas sistem keuangan pemerintah daerah. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pihak perbankan dan pengelola keuangan perlu terus dipererat untuk menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa peran Bapak dan Ibu Bendahara sangat penting dalam mendukung kelancaran administrasi keuangan di daerah. Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan setiap layanan Bank Nagari dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Pasaman Barat,” ujar Rahmad Ildrony di hadapan peserta gathering.
Selain menjadi forum silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi produk perbankan bagi aparatur sipil negara. Dalam sesi sosialisasi, perwakilan bagian pemasaran Bank Nagari, Rahmad Rezky, memaparkan berbagai kemudahan akses pembiayaan yang kini dapat dimanfaatkan pegawai, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Bagi rekan-rekan PPPK, SK yang berlaku lima tahun sudah dapat digunakan untuk mengajukan kredit di Bank Nagari. Kami berkomitmen memberikan proses yang sangat cepat; hanya dalam waktu satu jam, pinjaman bagi pegawai bisa langsung cair sejak waktu pengajuan berkas dilakukan,” jelas Rahmad Rezky.
Dalam paparannya, Bank Nagari menawarkan skema bunga kredit kompetitif sebesar 0,93 persen per bulan. Sebagai gambaran, pinjaman Rp100 juta dengan tenor lima tahun memiliki besaran cicilan sekitar Rp2,6 juta per bulan. Tak hanya itu, fasilitas perlindungan asuransi juga menjadi nilai tambah, di mana kewajiban kredit akan dilunasi otomatis apabila debitur meninggal dunia.
“Enaknya kredit pegawai di kami adalah ketika Izrail memanggil, maka utang otomatis lunas. Selain itu, bagi pegawai yang ingin memindahkan pinjamannya dari bank lain ke Bank Nagari (take over), kami memberikan kebijakan biaya provisi sebesar nol rupiah,” tambahnya yang disambut antusias peserta.
Acara turut dihadiri jajaran manajemen Bank Nagari Cabang Simpang Empat, di antaranya Wakil Pimpinan Dangyu Wahyudi, Pimpinan Capem Simpang Tiga Fajri Abdillah, dan Pimpinan Capem Kinali Restia Virolina. Dukungan teknis juga diperkuat oleh bagian SDM dan Dana Umum guna memastikan pelayanan kepada nasabah instansi berjalan optimal.
Suasana gathering semakin hangat saat peserta mengikuti hiburan dan permainan KIM, tradisi khas Minangkabau yang kerap menjadi perekat kebersamaan. Beragam hadiah seperti sepeda, mesin cuci, dispenser, hingga hadiah hiburan lainnya turut dibagikan kepada peserta yang beruntung sebagai bentuk apresiasi dari penyelenggara.
Melalui kegiatan ini, Bank Nagari berharap sinergi dengan bendahara OPD tidak hanya berhenti pada layanan administratif semata, tetapi berkembang menjadi kolaborasi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah di Kabupaten Pasaman Barat.
