Pasuruan – Aroma masakan yang menguar di ruang pelatihan seakan menjadi simbol harapan baru bagi pelaku usaha kecil. Di Gedung Kesenian Dharmoyudho, Kota Pasuruan, semangat kemandirian ekonomi keluarga terasa kian nyata melalui pelatihan kuliner yang digelar TP PKK Kota Pasuruan bersama Mie Burung Dara, Senin (4/5/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk cooking class ini dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Pasuruan Suryani Firdaus Adi Wibowo yang akrab disapa Bunda Ani, didampingi Wakil Ketua I TP PKK Fitri Iswarida. Pelatihan tersebut diikuti oleh para pelaku UMKM kuliner yang ingin meningkatkan kualitas produk dan daya saing usaha mereka.
Dalam sambutannya, Bunda Ani menegaskan bahwa potensi kuliner di Kota Pasuruan sangat besar, namun perlu didorong melalui peningkatan keterampilan serta penguatan jaringan usaha. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan sektor swasta menjadi kunci agar pelaku UMKM dapat berkembang lebih optimal.
“Potensinya sudah ada, tinggal bagaimana kita menguatkan dari sisi inovasi dan jejaring. Kolaborasi seperti ini penting agar pelaku UMKM tidak berjalan sendiri,” ujarnya.
Pada pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi langsung dari Chef Elisa yang berbagi pengetahuan tentang teknik memasak, pengolahan bahan, hingga penyajian makanan yang lebih menarik dan memiliki nilai jual tinggi. Tidak hanya teori, peserta juga diajak untuk praktik langsung mengolah berbagai menu berbahan dasar mi.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif mencoba resep, berdiskusi, serta saling bertukar pengalaman terkait pengembangan usaha kuliner mereka. Hal ini menunjukkan tingginya minat pelaku UMKM untuk terus belajar dan berinovasi.
Bunda Ani menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga.
“Harapannya, ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan. Bukan hanya soal rasa, tapi juga bagaimana produk dikemas dan dipasarkan dengan baik,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kota Pasuruan juga berupaya memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, agar pelaku UMKM memiliki akses lebih luas terhadap pelatihan, pemasaran, dan pengembangan usaha.
Dengan langkah ini, diharapkan UMKM kuliner di Kota Pasuruan mampu naik kelas, tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi juga menembus pasar yang lebih luas dengan produk yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
