Bontang – “Hukum yang tegak lahir dari integritas yang kokoh.” Semangat itulah yang mewarnai peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 yang akan diperingati pada 22 Juli 2026. Momentum tahunan tersebut dinilai bukan sekadar seremoni kelembagaan, melainkan menjadi kesempatan bagi insan Adhyaksa untuk mempertegas komitmen dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional, adil, dan berintegritas di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan hukum.
Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Suharno, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia menjelang peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66. Menurutnya, peringatan yang dipusatkan setiap 22 Juli itu memiliki makna penting sebagai refleksi atas pengabdian institusi kejaksaan dalam menjalankan fungsi penegakan hukum sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh insan Adhyaksa untuk terus menjaga profesionalisme, memperkuat integritas, serta meningkatkan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Sebelumnya saya mengucapkan selamat Hari Bhakti Adhyaksa kepada seluruh jajaran Kejaksaan. Semoga momentum ini dapat dijadikan kesempatan untuk terus bekerja secara profesional, memiliki integritas yang tinggi, serta senantiasa siap menegakkan hukum dan kebenaran,” ujar Suharno.
Ia menilai bahwa kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum harus terus dipelihara melalui kinerja yang transparan, objektif, dan berpihak pada keadilan. Dalam pandangannya, aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap proses hukum berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan tanpa adanya perlakuan yang berbeda terhadap siapa pun.
Suharno juga menegaskan bahwa Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 menjadi pengingat bagi seluruh insan kejaksaan agar terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara. Tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam menghadapi berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat.
“Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 menjadi momentum penting bagi seluruh insan Adhyaksa untuk memperkuat profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas institusi dalam penegakan hukum,” katanya.
Menurutnya, sinergi antara lembaga penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam menciptakan sistem hukum yang mampu memberikan rasa keadilan sekaligus kepastian hukum. Karena itu, ia berharap kejaksaan terus menjaga independensi dalam menjalankan kewenangannya serta mengedepankan prinsip keadilan dalam setiap penanganan perkara.
Lebih lanjut, Suharno mengapresiasi berbagai upaya pembenahan yang selama ini dilakukan institusi kejaksaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Berbagai inovasi yang bertujuan mempercepat pelayanan hukum dinilai menjadi bagian dari transformasi kelembagaan yang perlu terus diperkuat agar masyarakat semakin merasakan manfaat kehadiran kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang modern dan terpercaya.
Ia berharap semangat Hari Bhakti Adhyaksa tidak berhenti pada peringatan tahunan semata, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh jajaran kejaksaan untuk terus meningkatkan dedikasi, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menjaga marwah institusi melalui penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan. Dengan demikian, kejaksaan diharapkan mampu terus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan supremasi hukum demi kepentingan bangsa dan negara.(ADV).
