Jombang – Dengan suasana yang tenang dan penuh keakraban, SMA Primaganda resmi menggulirkan program keagamaan baru bertajuk Safari Tahlil pada Jumat (21/11/2025). Layaknya jembatan yang merapatkan sekolah dan keluarga, program ini hadir sebagai ikhtiar memperkuat karakter religius siswa melalui kegiatan tahlil yang digelar rutin setiap Jumat pekan ketiga di rumah para peserta.
Program ini menjadi bagian dari inovasi pembelajaran mendalam (deep learning) yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek kognitif, tetapi juga menanamkan pengalaman spiritual secara langsung. Pada pelaksanaan bulan ini, kegiatan diikuti siswa kelas XI putra, khususnya mereka yang tidak tinggal di pondok pesantren, sehingga menjadi ruang pembinaan keagamaan yang lebih dekat dengan lingkungan keluarga.
Kegiatan Safari Tahlil diprakarsai oleh Komite SMA Primaganda melalui gagasan Ibu Nyai Chumaidah dan mendapat dukungan kuat dari wali murid serta Kepala SMA Primaganda. Format pelaksanaan secara bergilir di rumah siswa dinilai efektif dalam membangun kedekatan emosional antara orang tua, sekolah, dan peserta didik.
“Kegiatan ini bukan hanya membaca doa, tetapi juga membangun kebersamaan dan karakter religius yang kuat pada anak-anak,” ujar Ibu Nyai Chumaidah dalam sambutannya di hadapan peserta.
Keunikan program ini terletak pada peran aktif siswa sebagai motor penggerak acara. Seluruh rangkaian kegiatan—mulai dari pembacaan tahlil, pemimpin doa, pembawa acara, hingga penyampaian tausiah singkat—dilakukan oleh para siswa secara bergantian. Pola ini tidak hanya melatih kecakapan spiritual, tetapi juga mengasah keterampilan berbicara di depan publik, tanggung jawab, serta kepercayaan diri.
Kepala SMA Primaganda, Ibu Ulfu Adah Henik Ningtyas, menegaskan bahwa Safari Tahlil merupakan bagian dari experiential learning yang sangat dibutuhkan siswa di era sekarang.
“Mereka bukan hanya belajar teori di kelas, tetapi mempraktikkan ibadah, memimpin, dan berbicara di hadapan orang lain,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan hangat. Para siswa mengikuti pembacaan tahlil dengan tertib, kemudian mendengarkan tausiah yang relevan dengan kehidupan remaja, seperti pentingnya adab, tanggung jawab, dan menjaga hubungan baik dengan orang tua. Karena dilaksanakan langsung di kediaman peserta, suasana terasa lebih personal dan penuh silaturahmi.
Program ini juga memperkuat komunikasi antara pihak sekolah dan keluarga, terutama karena banyak orang tua merasa senang dapat berperan sebagai tuan rumah sekaligus menyaksikan perkembangan spiritual anak-anak mereka. Selain itu, kegiatan ini menjadi wahana pembentukan karakter Islami yang sesuai visi sekolah: SMA Primaganda Berakhlak, Berprestasi, dan Berkarakter Islami.
Dengan berjalannya program Safari Tahlil secara rutin, SMA Primaganda berharap dapat mencetak peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan spiritual. Sekolah berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai tradisi pendidikan yang menghadirkan keberkahan, memperkuat akidah, dan meneguhkan akhlak generasi muda.
