Jember – “Jember adalah gudangnya prestasi,” tegas Gus Fawait, Bupati Jember, menyambut bangga pencapaian daerahnya yang meraih dua penghargaan nasional sekaligus dalam ajang TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124 Tahun Anggaran 2025. Penghargaan itu diumumkan pada Kamis (10/7/2025), menandai kontribusi nyata Jember dalam program pembangunan pedesaan yang digelar TNI.
Penghargaan pertama diraih oleh Kodim 0824 Jember di bawah komando Letkol Arm Indra Andriansyah, sebagai pengakuan atas suksesnya pelaksanaan TMMD. Prestasi kedua datang dari dunia jurnalistik, melalui penghargaan karya jurnalistik media cetak kategori wartawan yang diraih oleh jurnalis lokal, Edy, yang mewakili Kodim Jember di bawah jajaran Kodam V/Brawijaya.
“Ini kemenangan bersama, bukan hanya saya pribadi, tapi seluruh insan pers Jember yang terus berkomitmen menyuarakan pembangunan di akar rumput,” ujar Edy, yang berhasil meraih nilai 4.070, hanya terpaut tipis dari juara pertama nasional.
Edy menambahkan bahwa kekompakan jurnalis Jember, terutama yang tergabung dalam Forum Wartawan Liputan Militer (FWLM), menjadi kunci kekuatan dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berimbang dan berkualitas.
“Kami di FWLM saling mendukung dan terus berupaya menghadirkan liputan-liputan berkualitas,” ucapnya.
Gus Fawait menilai keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi yang kuat antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten, dan media lokal. Ia menyebut sinergi ini sebagai bentuk konkret dari semangat membangun “Jember Baru, Jember Maju” yang berkontribusi langsung pada cita-cita nasional Indonesia Emas 2045.
“Kami siap bersinergi untuk membangun Jember Baru yang lebih maju. TNI telah menunjukkan perannya dalam ketahanan pangan dan pembangunan desa,” tambah Fawait, sembari mengapresiasi keberhasilan Kodim Jember dalam mendukung penyerapan padi terbesar se-Jawa Timur dan meraih penghargaan dari Bulog.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembangunan di daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kontribusi sosial dan kualitas komunikasi publik yang dibangun melalui karya jurnalistik. (ADV).
