Jember – Ibarat menyalakan bara semangat di tengah perjalanan pembangunan daerah, pertemuan antara Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait dengan Presiden RI Prabowo Subianto menjadi momentum untuk menegaskan arah perubahan melalui program “Jember Baru”. Usai mengikuti agenda bersama Presiden di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Gus Fawait menyampaikan tekadnya agar pembangunan di Kabupaten Jember tetap berpijak pada kepentingan masyarakat.
Kehadiran Gus Fawait dalam kegiatan bersama Presiden disebut sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Melalui unggahan di akun media sosial resminya, Gus Fawait menilai visi pembangunan “Jember Baru” memiliki kesamaan arah dengan gagasan pemerintahan Presiden Prabowo, yakni menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat, cepat merespons kebutuhan warga, dan mengedepankan semangat kebersamaan dalam pembangunan.
“Pesan ini sangat sejalan dengan semangat yang terus kami bangun untuk menghadirkan Jember Baru, Jember yang lebih dekat dengan masyarakat, lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat, serta kuat dalam semangat gotong royong dan kebersamaan,” tulis Gus Fawait dalam unggahannya.
Menurut Gus Fawait, pertemuan langsung dengan Presiden menjadi pengingat penting bahwa jabatan kepala daerah harus dimaknai sebagai amanah untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan, arah pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan kepada warga.
“Saya mengikuti rangkaian kegiatan bersama Presiden Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto. Ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus pengingat bagi saya pribadi,” ujar Gus Fawait.
Dalam unggahan yang sama, Gus Fawait juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat. Hal itu tergambar melalui pernyataannya yang menulis, “Tegak Lurus Pak Presiden, Berjuang Bersama,” sebagai simbol dukungan terhadap kepemimpinan nasional sekaligus komitmen memperkuat pembangunan di tingkat daerah.
Program “Jember Baru” sendiri menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Jember. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas pelayanan publik, mempercepat tindak lanjut atas aduan masyarakat, serta membuka ruang partisipasi warga dalam pembangunan daerah. Pemerintah daerah menilai pendekatan tersebut penting untuk menciptakan pemerintahan yang lebih responsif dan inklusif.
Respons masyarakat terhadap unggahan Gus Fawait di media sosial pun terpantau positif. Sejumlah warganet menilai langkah tersebut menunjukkan adanya keselarasan visi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, terutama dalam mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Dukungan itu dinilai menjadi energi tambahan bagi Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus menghadirkan kebijakan yang lebih dekat dengan kebutuhan rakyat.
Pertemuan dengan Presiden di Nganjuk menjadi simbol penting bagi perjalanan “Jember Baru”, bahwa pembangunan daerah tidak berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (ADV).
