Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Pusat Forum Petani Kelapa Sawit (DPP FPKS) Kalimantan Timur periode 2025–2029. Acara ini berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, pada Sabtu (17/5/2025), dan menjadi simbol komitmen baru dalam memperkuat peran petani sawit swadaya di Bumi Etam.
Pelantikan yang dihadiri para tokoh dari instansi perkebunan, organisasi keagamaan, hingga pelaku industri sawit ini ditandai dengan sambutan optimis dari pemerintah provinsi. Seno Aji menegaskan, kehadiran DPP FPKS Kaltim sangat strategis sebagai jembatan antara petani, pemerintah, dan mitra usaha.
“Semoga amanah ini dijalankan dengan semangat kebersamaan, kejujuran, dan dedikasi tinggi untuk kemajuan para petani sawit di Bumi Etam,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas unggulan yang menopang perekonomian Kaltim dan menjadi tumpuan hidup bagi puluhan ribu petani mandiri. Namun, tantangan yang dihadapi masih besar, mulai dari fluktuasi harga TBS, akses terbatas ke pupuk dan bibit unggul, hingga problem legalitas lahan dan tata niaga.
Pemprov Kaltim, lanjutnya, telah menyiapkan strategi melalui program Jospol (Jalur Optimalisasi Sektor Pertanian Lokal) yang mencakup hilirisasi industri, modernisasi pertanian, hingga fasilitasi legalitas dan sertifikasi ISPO. Selain itu, pemerintah juga mendorong kemitraan langsung antara petani dan pabrik pengolahan CPO agar sistem tata niaga berjalan adil dan berkelanjutan.
“Penguatan koperasi, peningkatan infrastruktur penunjang produksi, serta akses pembiayaan melalui KUR menjadi prioritas kami,” katanya.
Seno Aji juga menyerukan pentingnya kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan agar petani sawit di Kalimantan Timur tidak lagi berjalan sendiri, melainkan bersama-sama dalam kekuatan kolektif.
“Kami mengajak seluruh jajaran DPP FPKS, mitra usaha, dan masyarakat luas untuk memperkuat kolaborasi demi petani sawit yang mandiri dan bermartabat,” tuturnya.
Ketua DPP FPKS Kaltim terpilih, Asbudi, menyampaikan kesiapannya mengemban amanah ini dan mendorong percepatan pola kemitraan yang adil.
Dengan pelantikan ini, harapan besar ditanamkan untuk membawa perubahan nyata bagi para petani sawit Kaltim menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berdaya saing.
