Pegunungan Bintang – Dalam suasana Minggu yang damai, personel Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT kembali menunjukkan kepedulian mereka kepada masyarakat Kampung Suminka dengan cara yang penuh makna. Melalui kegiatan bakti sosial di Gereja Advent Suminka, mereka tak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membagikan Alkitab bagi jemaat yang hadir beribadah.
Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung pada Minggu (13/7/2025), di mana para personel dari Pos Suminka bergotong-royong membersihkan halaman dan ruangan Gereja Advent. Setelah itu, mereka menyerahkan sejumlah Alkitab kepada masyarakat yang hadir. Aksi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kampung, Bapak Mikel Alim, dan Bapak Pastor Denis selaku pemimpin gereja, serta seluruh jemaat.
Menurut Danpos Suminka, Letda Inf Shofian, kegiatan ini bertujuan menciptakan suasana ibadah yang lebih nyaman dan memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman. Serta kita dukung salah satu kebutuhan masyarakat, yaitu alkitab sebagai pedoman dan inspirasi dalam menjalani hidup,” ungkapnya.
Sementara itu, Pastor Denis menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian TNI terhadap kondisi spiritual jemaat di wilayah terpencil ini.
“Dengan kegiatan ini, harapannya seluruh jemaat dapat beribadah dengan nyaman dan khidmat. Serta melalui pembagian alkitab, dapat mengatasi kebutuhan jemaat di gereja ini,” ujarnya dengan penuh syukur.
Warga Kampung Suminka merespons dengan hangat dan antusias terhadap kehadiran TNI. Kegiatan ini tidak hanya memperbaiki fasilitas ibadah, tetapi juga membangun jembatan kedekatan antara aparat dan masyarakat. Dalam konteks wilayah perbatasan seperti Pegunungan Bintang, kehadiran TNI kerap menjadi simbol kedamaian dan stabilitas sosial.
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 753/AVT memang rutin melaksanakan kegiatan serupa di berbagai titik penugasan mereka, sebagai bagian dari pendekatan humanis dalam menjaga keamanan perbatasan negara. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata implementasi tugas TNI yang tidak hanya bersifat militeristik, tetapi juga sosial-kemanusiaan.
Semangat gotong royong dan ketulusan yang ditunjukkan personel TNI hari itu mencerminkan kehadiran negara di pelosok Papua yang tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan toleransi.
