Jombang – Seperti “gelombang yang terus meninggi menjelang puncaknya”, arus mudik di Gerbang Tol Jombang mengalami lonjakan signifikan pada H-1 Idulfitri, menghadirkan kepadatan yang mulai terasa sejak pagi hingga sore hari.
Memasuki Jumat (20/03/2026), volume kendaraan yang melintas di kawasan Gerbang Tol Jombang didominasi mobil pribadi dan bus antar kota dengan tujuan berbagai wilayah di Jawa Timur. Kepadatan mulai terlihat pada jam sibuk, ditandai antrean kendaraan yang mengular saat memasuki gerbang tol. Meski demikian, arus lalu lintas masih dapat terurai dan tidak sampai menimbulkan kemacetan total.
“Kami melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan serta menyiagakan personel di sekitar akses masuk dan keluar tol untuk memastikan arus tetap lancar,” ujar AKP Budi Santoso, Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota.
Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional apabila terjadi lonjakan kendaraan secara drastis. Pemantauan intensif juga terus dilakukan oleh petugas di lapangan guna mencegah terjadinya kepadatan berkepanjangan.
Selain kepolisian, petugas dari pengelola jalan tol turut bersiaga di area gerbang untuk mempercepat proses transaksi kendaraan. Sistem pembayaran non-tunai dinilai cukup membantu mengurai antrean kendaraan yang masuk.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk memastikan saldo e-toll cukup agar tidak terjadi hambatan saat transaksi,” kata Rudi (32), salah satu petugas di lokasi.
Dari sisi pemudik, sebagian besar memilih berangkat pada H-1 Lebaran untuk memanfaatkan waktu terakhir sebelum hari raya. Hal ini turut menjadi faktor meningkatnya volume kendaraan di jalur tol.
“Memang agak ramai, tapi masih bisa jalan. Saya berharap bisa sampai tujuan sebelum malam,” ujar Rika (36), salah satu pemudik.
Sementara itu, pemudik lainnya, Andi (40), mengaku telah mempersiapkan perjalanan dengan matang demi keselamatan di jalan.
“Saya sudah cek kendaraan sebelum berangkat dan berencana istirahat di rest area kalau lelah,” katanya.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Kondisi fisik yang prima, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta kesadaran untuk beristirahat menjadi kunci penting dalam menjaga kelancaran arus mudik tahun ini.
