Jakarta – Keamanan ibu kota tak dibangun dalam sekejap, melainkan melalui simulasi demi simulasi yang matang. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan Tactical Floor Game (TFG) Sispamkota sebagai langkah memperkuat kesiapan pengamanan Jakarta.
Kegiatan ini berlangsung di Balai Sarbini, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, pada Rabu (8/4/2026). TFG Sispamkota merupakan bagian dari latihan strategis yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan personel Polri dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kesiapan menghadapi “Rencana Kontijensi Aman Nusa 1–2026”.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, para pejabat utama Polda Metro Jaya, serta jajaran Kapolres. Latihan ini menekankan pentingnya kesiapan taktis dan koordinasi lintas satuan dalam menjaga stabilitas wilayah.
“TFG Sispamkota merupakan bagian dari latihan untuk meningkatkan kemampuan personel Polri,” kata Kapolda dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas atau formalitas, melainkan harus dipahami sebagai gambaran nyata situasi di lapangan yang berpotensi terjadi kapan saja.
“Latihan ini bukan sekadar formalitas, tapi harus dipahami sebagai kondisi riil yang bisa terjadi di lapangan. Tujuan utamanya adalah menjaga Jakarta agar tetap dalam kondisi aman, nyaman, dan dapat dikendalikan,” ujarnya.
Melalui simulasi ini, seluruh personel diharapkan memiliki kesamaan pola pikir dan tindakan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan. Dengan demikian, respons yang diberikan di lapangan dapat berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Kita ingin memastikan setiap potensi gangguan bisa diantisipasi sejak dini, sehingga situasi tetap aman, nyaman, dan terkendali,” jelasnya.
Kapolda juga menekankan bahwa sinergi dan ketegasan menjadi kunci utama dalam keberhasilan pengamanan. Setiap personel diminta untuk bertindak sesuai standar operasional prosedur (SOP) tanpa keraguan.
“Kunci keberhasilan ada pada sinergi dan kesamaan persepsi. Tidak boleh ada keraguan dalam bertindak, semua harus sesuai SOP,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan rasa aman dan kepercayaan publik terhadap negara.
“Polri harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga masyarakat merasakan perlindungan dari negara,” imbuhnya.
Kegiatan TFG Sispamkota ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda Metro Jaya dalam menjaga stabilitas keamanan di Jakarta. Dengan latihan yang terstruktur dan berkelanjutan, diharapkan seluruh personel siap menghadapi berbagai dinamika keamanan di ibu kota.
