Kerinci – Transparansi ibarat jendela yang dibuka lebar agar cahaya informasi masuk tanpa sekat. Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kini mempertegas komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik dengan melibatkan wartawan secara langsung dalam berbagai agenda pemerintahan di lapangan sepanjang tahun 2026.
Kebijakan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kemitraan bersama insan pers sekaligus memperluas ruang kebebasan jurnalistik. Jika sebelumnya informasi pemerintahan lebih banyak diterima melalui mekanisme administratif, kini media mitra kerja sama diberikan kesempatan mengikuti secara langsung kegiatan pemerintah di berbagai lokasi. Upaya ini bertujuan agar informasi yang diterima masyarakat lebih akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui pelibatan langsung di lapangan, para wartawan tidak hanya memperoleh bahan informasi secara formal, tetapi juga memiliki kesempatan menyaksikan secara nyata pelaksanaan program pemerintah. Kehadiran media di lokasi kegiatan memungkinkan proses verifikasi fakta berlangsung lebih optimal, sehingga pemberitaan yang dihasilkan menjadi lebih aktual, objektif, dan sesuai kondisi riil masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kerinci, Yuldi Candra, mengatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk keterbukaan pemerintah daerah terhadap proses kerja jurnalistik sekaligus penghargaan terhadap media sebagai mitra pembangunan daerah.
“Kami ingin memberikan ruang yang luas kepada teman-teman media untuk melihat langsung berbagai kegiatan pemerintah di lapangan. Dengan begitu, informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar berdasarkan fakta yang terjadi. Kehadiran wartawan di lapangan juga merupakan bentuk penghargaan sekaligus kebanggaan bagi kami terhadap media mitra kerja sama Pemerintah Kabupaten Kerinci,” ujarnya.
Menurut Yuldi, keterlibatan media secara langsung diharapkan mampu meningkatkan mutu pemberitaan yang lebih profesional, independen, dan kredibel. Selain memperkuat transparansi pemerintahan, pola kemitraan tersebut diyakini dapat meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan maupun kebijakan pemerintah daerah.
Tidak hanya memperluas akses informasi, Pemerintah Kabupaten Kerinci juga menunjukkan perhatian terhadap kesejahteraan insan pers. Pada tahun 2026, pemerintah daerah resmi menaikkan standar satuan anggaran publikasi media daring sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja jurnalistik yang dilakukan wartawan. Jika sebelumnya nilai publikasi ditetapkan sebesar Rp100 ribu per berita, kini meningkat menjadi Rp200 ribu per berita.
“Kami berharap dengan peningkatan standar publikasi ini, para wartawan dapat terus bekerja secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tambah Yuldi.
Meski pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan fiskal akibat kebijakan efisiensi nasional, Diskominfo Kerinci menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga hubungan kemitraan yang sehat bersama media. Pemerintah menilai media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara luas, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.
Di tengah pertumbuhan jumlah media yang terus meningkat setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap sinergi dengan insan pers dapat terus terjalin secara harmonis. Dengan keterlibatan langsung wartawan di lapangan dan penguatan dukungan terhadap profesi jurnalistik, informasi pembangunan daerah diharapkan semakin mudah diakses masyarakat secara cepat, akurat, dan terpercaya.
