Jombang – Kabar duka datang dari tanah suci Makkah bagi tiga jemaah haji asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Mereka meninggal saat menjalani rangkaian ibadah di tanah suci.
Dua jemaah yang meninggal adalah Saeman Tarban (72), warga Dusun Klampisan, Desa Tondowulan, Kecamatan Plandaan. Kemudian, Djafar Achmad Sofyan (77), warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang. Mereka jemaah haji dari kloter 63.
Keduanya meninggal dunia ketika menjalani puncak ibadah haji di Madinah. “Bapak Saeman meninggal dunia sekitar pukul 15.15 waktu Arab Saudi,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jombang Ilham Rohim, Kamis (27/6/2024).
“Informasi dari ketua kloter, almarhum meninggal karena lemas dan sesak napas,” lanjutnya.
Sementara, untuk jamaah haji atas nama Djafar Achmad Sofyan sempat dirujuk ke ICU Rumah Sakit Makkah. Djafar juga mengeluhkan sesak napas sebelum meninggal.
“Bapak Djafar meninggal pada hari Senin pukul 16.20 WIB. Keluhannya sesak napas, batuk DM T2 dan pneumonia,” katanya.
Kedua jemaah ini telah dimakamkan di pemakaman umum Syaraya Makkah.
Sedangkan satu jemaah lainnya bernama Dewi Aminah Solikin (86) dari Kloter Sub 64 Rombongan 8. Dewi merupakan warga Dusun/Desa Mayangan Kecamatan Jogoroto, Jombang. “Benar, ibu Dewi Aminah meninggal dunia saat menyelenggarakan ibadah haji di tanah suci,” ujarnya.
Ilham melanjutkan, Dewi meninggal dunia pada hari Minggu (16/6/2024) waktu Arah Saudi. Jamaah sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan usai mengeluh sakit.
Di tanah suci, Dewi sempat mengeluh sesak napas, tidak kuat berjalan hingga bada lemas dan kakinya juga membengkak.
Karena kondisinya yang kurang baik, Dewi pun dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan pada Rabu (12/6/2024) sekitar pukul 23.00 waktu Arab Saudi.
Ketika berada di rumah sakit, Dewi sempat diperiksa. Dari pemeriksaan laboratorium, Ct Scab, Ro Thorax dan ECG, Dewi diagnosa pneumonia, pleura empiema, dan hiponatremi. “Sempat dirawat di RS Al Noor Makkah karena mengeluhkan sakit,” ungkapnya.
Dewi kemudian dianjurkan untuk istirahat di rumah sakit. Namun, dua hari kemudian Dewi masuk ICU dan pada tanggal 16 Juni sekitar pukul 15.40 waktu Arab Saudi, jamaah dinyatakan meninggal. (*)
