Sawahlunto – Panggung prestasi kembali menjadi milik siswa SMAN 1 Sawahlunto. Dari dinding panjat tebing hingga panggung seni, para pelajar sekolah tersebut berhasil menorehkan capaian gemilang dalam O2SN dan FLS3N 2026 tingkat Provinsi Sumatera Barat, bahkan membuka jalan untuk membawa nama daerah ke tingkat nasional.
Keberhasilan itu diraih melalui sejumlah cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan di tingkat provinsi. Pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 cabang panjat tebing tingkat SMA se-Sumatera Barat, dua siswa SMAN 1 Sawahlunto, Fenisa Mutia Sari dan Vidi Alviano, sukses menempati posisi terbaik dengan meraih Juara I. Capaian tersebut menjadi tiket bagi keduanya untuk melanjutkan perjuangan sebagai wakil Sumatera Barat di tingkat nasional.
Prestasi tidak berhenti pada bidang olahraga. Dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Provinsi Sumatera Barat, Andry Zikri F dan Reazzi Nova S juga berhasil mempersembahkan Juara I melalui cabang Tari Kreasi. Keberhasilan mereka menambah daftar siswa SMAN 1 Sawahlunto yang akan membawa nama Sumatera Barat ke jenjang kompetisi nasional.
Sementara itu, kelompok siswa yang terdiri atas Fajran Maulana, Nabil Putra, Sondang Pramadika, Muhammada Gavra, dan Saskia Ramdani berhasil menorehkan prestasi pada cabang Musik Kreasi Tradisional. Mereka meraih Juara II FLS3N 2026 tingkat Provinsi Sumatera Barat, melengkapi keberhasilan sekolah dalam ajang seni tahun ini.
Kepala SMAN 1 Sawahlunto, Agus Sri Harjanto, S.Pd., M.Pd., saat ditemui pada Minggu (16/8/2026), mengaku bangga terhadap hasil yang dicapai para siswa. Menurutnya, prestasi tersebut lahir dari proses latihan, kerja keras para peserta, pendampingan pembina dan guru, serta dukungan seluruh keluarga besar sekolah.
“Alhamdulillah, anak-anak kita berhasil meraih Juara I dan medali emas pada O2SN cabang panjat tebing putra dan putri. Selain itu, kita juga meraih Juara I FLS3N bidang Tari Kreasi. Mereka selanjutnya akan berlomba di tingkat nasional mewakili Sumatera Barat,” ujar Agus.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan potensi siswa SMAN 1 Sawahlunto tidak hanya terpusat pada kemampuan akademik. Bidang olahraga dan seni juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah keterampilan, kedisiplinan, kreativitas, keberanian, sekaligus kemampuan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Bagi para peraih Juara I, tantangan berikutnya tentu akan semakin besar. Persaingan di tingkat nasional akan mempertemukan mereka dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, persiapan lanjutan menjadi bagian penting agar kemampuan yang telah ditunjukkan di tingkat Sumatera Barat dapat kembali tampil maksimal saat membawa nama provinsi.
Agus berharap semangat para siswa tidak berkurang setelah memperoleh hasil terbaik di tingkat provinsi. Ia meminta para peserta tetap meningkatkan kemampuan dan menjaga kesiapan selama menjalani proses menuju kompetisi nasional.
“Semoga mereka dapat memberikan yang terbaik dan membawa nama baik SMAN 1 Sawahlunto, Kota Sawahlunto, serta Provinsi Sumatera Barat di tingkat nasional,” harapnya.
Capaian pada O2SN dan FLS3N 2026 sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMAN 1 Sawahlunto. Prestasi Fenisa Mutia Sari, Vidi Alviano, Andry Zikri F, Reazzi Nova S, Fajran Maulana, Nabil Putra, Sondang Pramadika, Muhammada Gavra, dan Saskia Ramdani memperlihatkan besarnya potensi generasi muda Sawahlunto dalam bidang olahraga maupun seni.
Kini, perhatian tertuju pada perjuangan para juara yang akan melangkah ke tingkat nasional. Dengan bekal keberhasilan di tingkat Sumatera Barat serta dukungan sekolah, mereka membawa harapan untuk kembali mengukir prestasi sekaligus mengharumkan nama SMAN 1 Sawahlunto, Kota Sawahlunto, dan Provinsi Sumatera Barat.
