Jakarta – Dalam suasana penuh harap dan sorotan publik, para menteri Kabinet Indonesia Maju jilid dua mulai berdatangan ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (20/10/2025), jelang sidang kabinet paripurna yang digelar untuk memperingati satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Mengenakan busana batik, sejumlah tokoh penting hadir di lingkungan Istana sejak siang. Mereka yang sudah terlihat antara lain Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Turut hadir pula Wakil Menteri Dukbangga Isyana Bagoes Oka, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.
Dari kalangan non-kementerian, Utusan Khusus Presiden Bidang Pangan Muhamad Mardiono, Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Mary Elka Pangestu, serta Penasihat Khusus Bidang Keamanan dan Ketertiban Ahmad Dofiria ikut hadir dalam momentum penting tersebut.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya telah mengumumkan rencana sidang kabinet ini saat kunjungannya ke SRMA 33 Tangerang Selatan pada Ahad (19/10). Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo akan menyampaikan pencapaian dan arah kebijakan ke depan selama satu tahun pemerintahannya.
“Yang sudah dicapai banyak sekali. Nanti Bapak Presiden akan menjelaskan apa yang sudah kita capai dan apa yang sudah dirasakan oleh masyarakat,” ujar Teddy.
Teddy menekankan bahwa dalam tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran, banyak kemajuan yang telah dirasakan masyarakat. Menurutnya, langkah-langkah pemerintah mulai menunjukkan hasil yang positif dan harus terus dikembangkan.
Banyak pihak menantikan pidato Presiden Prabowo dalam sidang ini sebagai cerminan arah strategis pemerintahan ke depan. Sidang kabinet paripurna ini menjadi momen penting untuk evaluasi dan konsolidasi lintas kementerian, terutama menjelang tahun kedua masa jabatan yang krusial.
Presiden Prabowo diperkirakan akan menyoroti sejumlah capaian seperti ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, serta pembangunan infrastruktur dan digitalisasi layanan publik.
Kehadiran seluruh unsur kabinet, utusan khusus, dan penasihat menandai keseriusan pemerintah dalam menyatukan langkah menuju masa depan yang lebih solid dan terukur.
