Jember – Malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur di Jember Sport Garden berlangsung megah dan penuh warna. Ribuan warga tumpah ruah ke arena sejak Jumat (19/9/2025) sore untuk menyaksikan kemeriahan acara yang memadukan seni, religi, dan budaya.
Rangkaian penutupan dimulai dengan alunan merdu Fadilah Intan yang membuka suasana, dilanjutkan tarian kolosal bertema Kejung Syi’iran. Tarian ini melibatkan ratusan penari dari SMPN 1 Ambulu, SMPN 2 Ambulu, SMPN Wuluhan, dan SMPN Jenggawah. Setiap gerakan para siswi penari yang luwes mengikuti irama musik tradisional mendapat sambutan meriah dari penonton.
Usai tarian, suasana berubah khidmat saat Herman Hidayat, kafilah asal Jember, melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Herman sendiri berhasil menjadi juara pertama dalam cabang tilawah, membuat masyarakat Jember semakin bangga dengan pencapaiannya.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih.
“Alhamdulillah, Jember yang tahun sebelumnya hanya masuk sepuluh besar, kini berhasil meraih peringkat ketiga. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD, Kabag Kesra, dan semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan MTQ XXXI. Kami juga mohon maaf apabila masih ada kekurangan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mendapat tepuk tangan panjang dari hadirin yang bangga atas pencapaian Jember sebagai tuan rumah sekaligus juara ketiga MTQ Jawa Timur tahun ini.
Puncak acara penutupan ditandai dengan pesta kembang api yang menghiasi langit Jember, memberikan kesan mendalam bagi ribuan penonton. Perpaduan seni tari, lantunan ayat suci, hingga pertunjukan kembang api menjadikan penutupan MTQ XXXI tak hanya sakral, tetapi juga menghibur.
Dengan keberhasilan penyelenggaraan ini, Jember semakin mengukuhkan diri sebagai tuan rumah yang mampu menghadirkan kemeriahan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di Jawa Timur. (ADV).
