Jember – Pergantian pucuk pimpinan legislatif ibarat estafet yang terus bergerak, membawa harapan baru bagi arah kebijakan daerah. DPRD Kabupaten Jember resmi melantik Fatmawati sebagai Wakil Ketua DPRD melalui rapat paripurna istimewa pada Jumat (10/4/2026).
Rapat yang digelar di ruang paripurna DPRD Jember tersebut mengagendakan pengucapan sumpah/janji Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Fatmawati ditetapkan menggantikan Dedi Dwi Setiawan dari Partai NasDem. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri Bupati Jember Gus Fawait, Wakil Bupati Joko Susanto, anggota DPRD, serta sejumlah tamu undangan.
“Saya ucapkan selamat kepada Ibu Fatmawati. Terima kasih kepada Pak Dedi yang telah berjasa bermitra dengan pemerintah Kabupaten Jember dalam membangun daerah ini,” ujar Gus Fawait.
Ia menilai kehadiran Fatmawati sebagai pimpinan baru, sekaligus representasi perempuan di legislatif, diharapkan mampu memperkuat hubungan kerja antara DPRD dan pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan kehadiran beliau sebagai salah satu pimpinan perempuan dapat membuat sinergi legislatif dan eksekutif semakin erat, sehingga mampu membawa Jember menjadi lebih maju,” katanya.
Selain itu, Bupati juga menyinggung program strategis daerah, salah satunya pengembangan kawasan “food street” yang dirancang sebagai ruang bagi pelaku usaha kecil dan sektor informal. Kawasan tersebut direncanakan membentang dari Jalan Kartini hingga Jalan Gatot Subroto sebagai bentuk dukungan terhadap PKL dan UMKM.
“Insya Allah food street akan menjadi salah satu ikon baru Jember. Nantinya akan dikembangkan dari Jalan Kartini hingga Jalan Gatot Subroto sebagai bentuk keberpihakan kepada PKL dan UMKM,” ujarnya.
Sementara itu, Fatmawati menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan serta komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran perempuan dalam lembaga legislatif sebagai bagian dari pengambilan keputusan yang inklusif.
“Alhamdulillah, terima kasih atas doa dan dukungannya. Sebagai perempuan di posisi pimpinan, saya berharap bisa menjadi warna baru di parlemen,” kata Fatmawati.
Ia juga menegaskan bahwa keterwakilan perempuan bukan sekadar simbol, melainkan bagian penting dalam memastikan kebijakan yang lebih berkeadilan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Perempuan juga bisa dan harus memiliki ruang dalam pengambilan kebijakan. Semoga kehadiran saya bisa menjadi representasi perempuan, tidak hanya di Jember tetapi juga di daerah lain,” tuturnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan DPRD Jember semakin solid dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran, serta mampu bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (ADV).
