Jember – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pelayanan bagi kelompok masyarakat rentan melalui program home visit. Mewakili Bupati Jember Gus Fawait, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, mengunjungi dua warga lanjut usia (lansia), Bu Salmas dan Bu Diah, di Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Rabu (22/7/2026).
Helmi mengatakan, kegiatan home visit tersebut menjadi langkah awal menuju pengembangan program homecare yang akan dijalankan secara berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga pemerintah desa dan lingkungan setempat.
“Program ini membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk RT, RW, dan kepala desa yang memiliki peran penting dalam mendeteksi warga yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu sasaran utama penjangkauan adalah lansia yang hidup sebatang kara atau lansia tunggal. Petugas mendatangi rumah-rumah warga secara langsung untuk memastikan kelompok rentan tersebut memperoleh hak dan layanan sosial yang layak.
Helmi menyebutkan, sebagian besar lansia tunggal yang ditemui telah terdaftar sebagai penerima berbagai program bantuan sosial. Bantuan yang diterima antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), serta bantuan beras dari Bulog.
Selain memastikan kebutuhan pangan terpenuhi, tim juga memberikan perhatian pada kondisi kesehatan para lansia. Dalam kunjungan tersebut, tenaga medis yang terdiri dari perawat dan bidan melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis sekaligus memberikan obat-obatan sesuai kebutuhan.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan masih banyak lansia yang mengalami hipertensi akibat pola makan. Karena itu, kami langsung memberikan obat penurun tekanan darah sekaligus edukasi mengenai pola hidup sehat,” kata Helmi.
Melalui program ini, Pemkab Jember berharap pelayanan kesehatan dan sosial dapat menjangkau lebih banyak masyarakat rentan, termasuk lansia, ibu hamil berisiko tinggi, serta penyandang disabilitas, sehingga mereka tetap memperoleh layanan yang optimal tanpa harus datang ke Puskesmas.
