Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait menegaskan komitmennya untuk terus berjalan bersama masyarakat dalam membangun Kabupaten Jember.
Pernyataan itu disampaikan Gus Fawait saat tiba di garis finis Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (6/9/2026).
Menurutnya, perjalanan puluhan kilometer yang ditempuh para peserta Tajemtra menjadi gambaran semangat dan kebersamaan masyarakat Jember. Karena itu, ia menegaskan tidak ingin membiarkan masyarakat maupun jajaran pemerintah daerah berjuang sendirian.
“Saya tidak bisa membiarkan anak buah saya, teman, dan masyarakat Jember berjuang sendiri jalan dari Tanggul-Jember. Saya akan temani dan akhirnya tuntas menuju Jember Baru, Jember Maju,” tegas Gus Fawait.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam Tajemtra dapat menjadi energi untuk membangun Jember secara bersama-sama.
Menatap pelaksanaan Tajemtra tahun depan yang akan memasuki usia ke-50 tahun, Gus Fawait berharap event tersebut dapat dikemas lebih besar dan meriah.
Selain berbicara mengenai Tajemtra, Gus Fawait juga mengajak masyarakat mengingat kembali masa kejayaan Kabupaten Jember sekitar 15 tahun lalu di bawah kepemimpinan Bupati MZA Jalal.
“Pesannya bukan cuma urusan Tajemtra. Jember pernah 15 tahun yang lalu ada seorang bupati, Pak Jalal, yang jalan sampai tuntas,” ujarnya.
Menurut Gus Fawait, pada masa tersebut Jember pernah menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan berbagai sektor lainnya.
“Jember pada waktu itu menjadi kabupaten yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan lain sebagainya,” lanjutnya.
Ia menilai, dalam kurun waktu sekitar 10 tahun terakhir, Jember cenderung berjalan di tempat. Karena itu, momentum saat ini harus dimanfaatkan untuk membangkitkan kembali potensi daerah.
“10 tahun terakhir ini kita diam-diam saja, jalan di tempat. Hari ini dengan kekuatan kita bersama, kita ingin membangkitkan Jember,” katanya.
Gus Fawait menegaskan, Jember tidak boleh kembali tertidur. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama mewujudkan cita-cita pembangunan daerah.
“Tidak boleh tidur lagi, tapi menuju Jember Baru, Jember Maju yang sejahtera,” pungkasnya.( ADV )
