Jember – Suasana Stadion Jember Sport Garden (JSG), Kecamatan Ajung, Selasa sore (14/10/2025), berubah menjadi lautan semangat santri.Pembukaan Liga Santri Jawa Timur 2025 Piala Gus Bupati Jember, yang dibuka dengan laga eksibisi antara Persid Jember dan RANS Nusantara FC.
Kehadiran RANS Entertainment, rumah besar klub profesional milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Jember. Dukungan penonton menggema sejak awal pertandingan, menambah kemeriahan momentum pembukaan yang sekaligus menandai rangkaian peringatan Hari Santri 2025.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, yang hadir mewakili Bupati Jember Gus Fawait, secara resmi membuka kompetisi tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Liga Santri merupakan ajang yang tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan karakter santri.
“Santri adalah sumber kekuatan moral bangsa. Melalui olahraga, khususnya sepak bola, kita belajar disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Nilai-nilai inilah yang perlu terus dijaga,” ujar Edy.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Liga Santri menjadi bentuk nyata dukungan Pemkab Jember terhadap pengembangan potensi generasi muda pesantren. “Kita ingin santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga berdaya saing di bidang lain, termasuk olahraga,” lanjutnya.
Laga pembuka berjalan seru dan atraktif. Persid Jember sempat menahan imbang RANS Nusantara FC hingga babak pertama berakhir, namun tim tamu akhirnya memastikan kemenangan 2–1. Tepuk tangan dan sorak penonton menutup pertandingan dengan penuh antusiasme.
RANS Entertainment melalui RANS Nusantara FC dikenal aktif membangun semangat kolaborasi antara dunia olahraga dan hiburan. Dalam kesempatan ini, kehadiran mereka di Jember menjadi simbol dukungan terhadap pembinaan sepak bola santri serta promosi talenta muda daerah.
Turnamen Liga Santri Jawa Timur 2025 akan berlangsung di beberapa titik lapangan di Kabupaten Jember. Babak semifinal dan final dijadwalkan digelar pada 20–21 Oktober 2025 di Stadion JSG, bertepatan dengan puncak peringatan Hari Santri Nasional.
Edy menutup dengan pesan agar seluruh peserta menjadikan ajang ini sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan semangat kebangsaan.
“Menang atau kalah bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga persatuan dan menanamkan nilai-nilai santri dalam setiap langkah,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh masyarakat dan semangat kebersamaan, pembukaan Liga Santri Jawa Timur 2025 di Jember membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi ruang inspirasi bagi santri untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa pesan perdamaian dari lapangan hijau. (ADV) .
