Sidoarjo – Malam yang mencekam di Jembatan Mertex Kecamatan Tarik berubah menjadi drama pencarian panjang. Seorang pria bernama Arif Afandi (39), warga Surabaya, dilaporkan terjatuh pada Jumat malam (5/9/2025). Hingga Sabtu sore (6/9/2025), pencarian intensif belum juga membuahkan hasil.
Tim gabungan dikerahkan sejak malam kejadian untuk menyisir lokasi kejadian. Operasi pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Surabaya, BPBD Kota Surabaya, BPBD Kabupaten Sidoarjo, Polsek Tarik, Koramil setempat, serta dukungan warga dan relawan. Area sekitar jembatan dijaga ketat untuk memfasilitasi proses penyelamatan.
“Iya mas, korbannya warga Surabaya. Kejadiannya semalam dan sampai sore ini belum diketemukan,” kata Maya, salah satu relawan di lokasi, Sabtu (6/9/2025).
Menurut laporan di lapangan, tim SAR menggunakan perahu karet dan peralatan pendeteksi bawah air untuk mencari tanda-tanda keberadaan korban. Aliran sungai yang cukup deras menjadi tantangan tersendiri, sehingga pencarian harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak membahayakan tim di lapangan.
Hingga saat ini, penyebab pasti Arif Afandi jatuh dari jembatan belum dapat dipastikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi mata sekaligus memeriksa kondisi sekitar jembatan. Belum ada indikasi kecelakaan lalu lintas maupun tindak pidana yang mengarah pada insiden tersebut, namun investigasi terus dilakukan.
Warga sekitar diimbau tidak mendekati area pencarian agar tidak mengganggu jalannya operasi. Pihak berwenang menegaskan bahwa pencarian akan dilanjutkan hingga korban ditemukan. Proses pencarian diperkirakan berlangsung hingga malam dengan pengaturan sistem bergantian antara tim darat dan tim air.
Bagi masyarakat yang melintas, pihak kepolisian juga menegaskan pentingnya kewaspadaan ekstra saat berada di sekitar jembatan yang membentang di atas Sungai Tarik itu. Insiden ini menjadi pengingat akan perlunya pengamanan tambahan di titik-titik rawan untuk mencegah kejadian serupa.
Meski belum ditemukan, tim SAR optimistis dengan koordinasi dan dukungan peralatan yang ada, korban dapat segera diketemukan. Situasi di lokasi masih dipantau secara intensif, sementara keluarga korban berharap kabar baik segera datang.
