Jember – “Dari lapangan desa ke gelanggang prestasi,” begitu gambaran ambisi yang dibawa Holison saat resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember periode 2025–2029. Pendaftaran yang mulai dibuka hari ini menarik perhatian publik olahraga setempat, menandai persaingan ide dan rencana kerja menuju pemilihan ketua baru.
Holison, kelahiran Jember 9 Juli 1973, sehari-hari berprofesi sebagai kontraktor. Namun, kecintaannya pada olahraga mendorongnya terjun ke gelanggang organisasi. Ia datang sebagai salah satu kandidat yang menonjol dalam proses pendaftaran yang berlangsung pada Sabtu (6/9/2025). Panitia mencatat antusiasme tinggi: hingga tiga jam sebelum penutupan pengambilan formulir pukul 14.00 WIB, sudah 14 orang mengambil formulir di sekretariat KONI Jember.
“Tujuan saya mencalonkan diri sebagai Ketua KONI adalah untuk memajukan dunia olahraga di Kabupaten Jember supaya ke depan lebih baik, lebih berprestasi, serta mampu mengembangkan bakat anak-anak Jember,” ungkap Holison.
Pernyataan tersebut disertai target yang jelas: memperbanyak lahirnya atlet berprestasi dari Jember dan memperluas panggung kompetisi hingga kancah nasional bahkan internasional. Holison memotret pengalaman pribadinya sebagai bahan bakar motivasi.
“Dulu saya memang hanya bermain bola di klub kecil desa, tapi dari situlah lahir kecintaan saya terhadap olahraga. Kini saya merasa terpanggil untuk mendaftarkan diri sebagai Ketua KONI Jember,” tambahnya.
Dari sisi penyelenggaraan, panitia memastikan tahapan berlanjut sesuai jadwal. “Sampai saat ini, sudah ada 14 pendaftar, apakah akan bertambah atau tidak, kita lihat sampai jam 2 nanti,” ujar Fahrur Rozi, salah satu panitia pendaftaran. Setelah pengambilan formulir berakhir, masa pengembalian berkas akan dibuka pada 12–16 September 2025, dilanjutkan verifikasi administrasi dan kelayakan kandidat sebelum pemilihan Ketua KONI Jember yang dijadwalkan pada 11–12 Oktober 2025.
Gelombang pendaftar yang tinggi menunjukkan besarnya minat publik dan pegiat olahraga terhadap arah baru KONI Jember. Pada periode mendatang, tantangan utama diperkirakan mencakup tata kelola pembinaan yang transparan, penguatan ekosistem kompetisi antar-cabor, pemetaan talenta usia dini, serta kolaborasi pendanaan dengan pemerintah daerah dan mitra swasta. Di sinilah visi kandidat—termasuk Holison—akan diuji: bagaimana mentranslasikan janji menjadi program nyata, mulai dari peningkatan sarana latihan, peningkatan kompetensi pelatih, hingga sistem pemantauan performa atlet berbasis data.
Jika terpilih, Holison berpeluang mengakselerasi sinergi antara klub, sekolah, dan komunitas olahraga. Pendekatan ini krusial untuk memperluas basis partisipasi dan membangun jalur karier atlet sejak usia dini. Kunci lainnya adalah memastikan turnamen berjenjang yang terencana, sehingga atlet Jember memiliki ritme kompetisi yang konsisten menjelang kejuaraan provinsi maupun nasional.
Dengan pendaftaran resmi ini, kontestasi menuju pucuk pimpinan KONI Jember memasuki babak penting. Agenda penyerahan berkas pada 12–16 September 2025 dan pemilihan 11–12 Oktober 2025 akan menjadi panggung pembuktian visi, strategi, dan kapasitas manajerial para kandidat dalam memajukan prestasi olahraga Jember.
