Mojokerto – Suasana meriah dan penuh semangat terpancar dari Sunrise Mall Kota Mojokerto saat ratusan guru Raudhatul Athfal (RA) dari berbagai penjuru Kabupaten Mojokerto merayakan Milad ke-23 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA), Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas dan semangat profesionalisme di kalangan pendidik anak usia dini.
Acara dibuka dengan berbagai penampilan kreatif seperti lomba membatik, fashion show, tari-tarian, serta aneka kegiatan seni lainnya yang mencerminkan kreativitas guru RA. Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi antarlembaga pendidikan anak usia dini yang selama ini aktif mendampingi pertumbuhan generasi masa depan.
Ketua IGRA Kabupaten Mojokerto dalam sambutannya menegaskan bahwa milad kali ini menjadi momen reflektif dan strategis bagi para guru RA dalam mengembangkan kompetensi dan inovasi pendidikan.
“Kami ingin IGRA tidak hanya menjadi wadah kebersamaan, tetapi juga ruang belajar dan pengembangan diri bagi guru-guru RA di Mojokerto,” ujarnya.
Salah satu peserta, guru RA asal Desa Kedunguneng, Kecamatan Bangsal, menilai kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para pendidik.
“Kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan upaya nyata untuk mendorong guru RA agar lebih profesional dan inovatif dalam mendidik anak-anak sejak dini,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan Milad IGRA ini akan berlangsung hingga 31 Oktober 2025, dengan berbagai sesi lomba fashion show dan tari yang melibatkan peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Mojokerto.
Perayaan ini juga menjadi bukti nyata kontribusi IGRA dalam memajukan pendidikan usia dini melalui pendekatan kolaboratif dan kreatif. Para peserta berharap organisasi ini terus tumbuh sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
