Jember – Dalam upaya menghidupkan kembali semangat prestasi, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap cabang olahraga Kempo. Kegiatan ini digelar di Dojo Primadona pada Minggu (4/1/2025) sebagai bagian dari rangkaian persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Monev dipimpin langsung oleh Ketua KONI Jember, Erfan Friambodo, bersama jajaran pengurus, dengan tujuan mengidentifikasi kondisi pembinaan atlet, pelatih, serta infrastruktur olahraga yang tersedia. Proses ini dianggap penting untuk menyusun strategi pembinaan yang lebih efektif dan terukur.
Ketua Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Jember, Rendra Wirawan, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat empat dojo aktif di Jember yang berfungsi sebagai pusat pembinaan atlet. Selain itu, pelatihan didukung oleh pelatih berlisensi internasional, Senpai Ahmad Nuri, demi meningkatkan kualitas atlet secara kompetitif.
“Prestasi Kempo Jember sebelumnya sempat berada pada level yang baik, namun dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan. Kami berharap dengan kepengurusan KONI yang baru, prestasi Kempo Jember bisa kembali meningkat,” ujar Rendra.
Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah kelas latihan atlet telah ditingkatkan levelnya untuk mempercepat proses peningkatan kemampuan. Namun demikian, ia menilai masukan dan arah kebijakan dari KONI tetap dibutuhkan agar program pembinaan berjalan lebih terarah.
Erfan Friambodo menyampaikan bahwa evaluasi terhadap seluruh cabor menjadi kunci untuk memahami kekuatan dan kelemahan yang ada. Dengan informasi itu, KONI Jember dapat merancang kebijakan peningkatan prestasi yang tepat sasaran.
“Hasil monev ini akan menjadi dasar dalam menyusun langkah dan strategi ke depan, dengan tujuan utama meningkatkan prestasi atlet Jember pada Porprov Jawa Timur 2027,” tegas Erfan.
Senpai Ahmad Nuri menambahkan, salah satu inovasi pembinaan ke depan adalah pelaksanaan tes rutin bagi atlet guna mengukur performa dan perkembangan mereka secara berkala. Menurutnya, sistem ini akan menjadi indikator objektif dalam menentukan kesiapan atlet mengikuti kompetisi tingkat provinsi.
Menanggapi usulan tersebut, Erfan memastikan bahwa program pelatihan dan tes berkala sudah termasuk dalam agenda kerja KONI Jember. Hal ini menjadi komitmen KONI untuk membangun ekosistem olahraga yang berkesinambungan dan profesional.
Dengan dimulainya monev sejak dini, KONI Jember optimis Kempo dan cabang olahraga lainnya mampu menyumbang prestasi lebih baik pada Porprov Jatim 2027, memperbaiki capaian yang sempat menurun pada edisi sebelumnya.
