Balikpapan – Di tengah semilir angin pantai dan hijau lapangan golf, Kaltim Open Golf Tournament Gubernur Cup 2025 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, pada Minggu (27/4/2025) di Pertamina Golf Balikpapan Course. Ajang bergengsi ini diikuti oleh 440 peserta dari berbagai daerah, menjadikannya salah satu turnamen paling diminati tahun ini di Kaltim.
“Ini turnamen sangat luar biasa, dan mudah-mudahan bisa diselenggarakan setiap tahun secara reguler, bergantian di Samarinda, Bontang, atau Berau,” ujar Seno Aji saat memberikan sambutan penutupan.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Kaltim Open Golf Tournament menjadi wadah mempererat persaudaraan antar-golfer sekaligus memacu prestasi atlet golf lokal. Bagi Pemprov Kaltim, momentum ini merupakan bagian dari strategi besar dalam memajukan sport tourism—pariwisata berbasis olahraga—yang kini mulai mendapat perhatian di tingkat regional.
“Melalui Kaltim Open Golf Tournament Gubernur Cup 2025, kita ingin memperkenalkan lebih luas lagi bahwa Kalimantan Timur juga memiliki potensi luar biasa di bidang pariwisata olahraga,” tegasnya.
Seno menambahkan, penyelenggaraan turnamen ini bukan hanya memperkaya kalender olahraga daerah, tetapi juga mendorong regenerasi atlet muda, sekaligus mengangkat nama Kaltim di pentas olahraga nasional dan internasional.
“Kita harapkan ini jadi motivasi para golfer untuk lebih giat berlatih dan meraih prestasi di masa depan,” ujarnya penuh harap.
Antusiasme peserta dan dukungan dari berbagai pihak menunjukkan bahwa olahraga golf memiliki tempat istimewa di hati masyarakat dan layak dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem pembangunan ekonomi kreatif daerah. Selain menjadi ajang prestisius, turnamen ini turut memperkuat tekad pemerintah dalam menyelaraskan pembangunan generasi emas dengan promosi potensi wisata dan olahraga.
Kesuksesan Kaltim Open Golf Tournament Gubernur Cup 2025 menandai langkah maju Kalimantan Timur sebagai tuan rumah event olahraga berskala besar yang mampu menghadirkan manfaat strategis, baik dari sisi prestasi, ekonomi, maupun diplomasi antar-daerah.
