Jember — Gelaran Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 diprediksi bakal berlangsung lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hingga pertengahan Agustus 2026, jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai 13.794 orang.
Pemerintah Kabupaten Jember bahkan optimistis jumlah tersebut masih akan terus bertambah hingga mencapai 20.000 bahkan 25.000 peserta saat pelaksanaan pada 5 September 2026 mendatang.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi modal penting untuk menjadikan Tajemtra bukan hanya sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah.
Menurutnya, Pemkab Jember kini lebih selektif dalam menggelar berbagai kegiatan. Program yang dinilai tidak memberikan dampak besar bagi masyarakat akan diefisiensikan dan anggarannya diarahkan pada kegiatan yang memiliki efek berganda.
“Kita hanya menjalankan event yang diyakini berdampak langsung pada sektor informal, UMKM, hingga pariwisata. Tajemtra tahun ini kita ikhtiarkan agar semakin meriah, menjadi pemersatu warga Jember, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Gus Fawait.
Tajemtra 2026 sendiri menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Panitia telah menyiapkan sejumlah kategori perlombaan, mulai dari perorangan putra dan putri hingga beregu pelajar serta beregu umum.
Beragam hadiah doorprize juga disiapkan untuk menambah daya tarik masyarakat mengikuti kegiatan yang mengambil rute dari Tanggul menuju pusat Kota Jember tersebut.
Gus Fawait mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan Tajemtra 2026. Ia juga meminta jajaran Pemkab Jember, lembaga vertikal, TNI dan Polri turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Ini bukan hanya kegiatan pemerintah. Tajemtra harus menjadi milik seluruh masyarakat Jember,” tegasnya.
Selain menjadi ajang olahraga dan hiburan rakyat, Tajemtra juga diharapkan mampu memberikan efek ekonomi secara langsung. Ribuan peserta dan masyarakat yang memadati sepanjang rute diyakini akan membuka peluang bagi pedagang, UMKM dan pelaku sektor informal.
Gus Fawait sendiri berencana ikut berjalan kaki dalam Tajemtra 2026. Ia mengaku sedang mempersiapkan kondisi fisiknya untuk menempuh perjalanan puluhan kilometer dari Tanggul menuju pusat Kota Jember.
Ia berharap pelaksanaan Tajemtra berjalan aman, tertib dan lancar. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum mempererat persatuan sekaligus wujud nyata masyarakat Jember dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.( ADV )
