Kerinci – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 membawa kabar membanggakan bagi jajaran Polres Kerinci. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kerinci berhasil meraih Juara III Lomba Kampung Bebas Narkoba Tingkat Polda Jambi, sebuah penghargaan yang menandai keberhasilan membangun gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui partisipasi aktif masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan diterima langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Kerinci, IPTU Yandra Kusuma, S.E. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Satresnarkoba Polres Kerinci mengembangkan Program Kampung Bebas Narkoba yang dinilai mampu mendorong kesadaran masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan narkotika tidak hanya mengandalkan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan, tetapi juga membutuhkan upaya pencegahan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Pendekatan berbasis komunitas menjadi salah satu strategi yang dinilai efektif untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba sejak dari lingkungan terkecil.
Melalui Program Kampung Bebas Narkoba, Satresnarkoba Polres Kerinci membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lainnya. Sinergi itu diwujudkan melalui edukasi, sosialisasi, penguatan pengawasan lingkungan, hingga mendorong warga untuk berani melaporkan aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Program tersebut juga diarahkan untuk membentuk budaya saling peduli di tengah masyarakat. Warga didorong menjadi bagian dari sistem pencegahan dengan menjaga lingkungan masing-masing agar tetap aman dan bebas dari ancaman narkoba. Pendekatan ini sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat dalam melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Satresnarkoba Polres Kerinci serta dukungan masyarakat yang aktif menjaga lingkungannya agar tetap bersih dari narkoba. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, pelayanan, serta memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Kerinci,” ujar IPTU Yandra Kusuma, S.E., saat menerima penghargaan dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 di lingkungan Polda Jambi (1/7/26).
Menurut Yandra, penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir, melainkan dorongan untuk terus memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat. Satresnarkoba Polres Kerinci berkomitmen memperluas pembentukan Kampung Bebas Narkoba di berbagai wilayah Sakti Alam Kerinci agar semakin banyak lingkungan yang memiliki sistem pencegahan berbasis masyarakat.
Selain memperluas kawasan Kampung Bebas Narkoba, kepolisian juga akan meningkatkan kegiatan edukasi kepada pelajar, mahasiswa, dan generasi muda. Langkah tersebut dinilai penting karena kelompok usia produktif merupakan salah satu sasaran yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika sehingga membutuhkan pembinaan sejak dini.
Program pencegahan berbasis masyarakat juga memberikan manfaat yang lebih luas dibandingkan hanya mengandalkan penindakan hukum. Selain meningkatkan kesadaran warga, program ini mampu mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih cepat.
Keberhasilan Polres Kerinci meraih Juara III tingkat Polda Jambi menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan nyata dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman. Penghargaan tersebut juga memperlihatkan bahwa upaya pemberantasan narkotika memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar berjalan secara berkelanjutan.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi penguat komitmen Polres Kerinci untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat melalui langkah-langkah nyata dalam memerangi penyalahgunaan narkotika. Dengan memperkuat kolaborasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat, diharapkan semakin banyak kawasan yang mampu menjadi benteng pertama dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba.
