Bondowoso – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mempertahankan mekanisme pemilihan kepala daerah secara langsung disambut positif oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bondowoso. Keputusan tersebut dinilai mempertegas bahwa kedaulatan dalam demokrasi tetap berada di tangan rakyat sebagai pemegang hak pilih.
Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Bondowoso, Masdidik, S.IP., yang menilai putusan MK menjadi penegasan bahwa masyarakat tetap memiliki peran utama dalam menentukan arah kepemimpinan daerah melalui proses Pilkada langsung.
“Keputusan Mahkamah Konstitusi ini menegaskan bahwa rakyat tetap menjadi penentu, bukan sekadar penonton dalam proses demokrasi. Masa depan daerah harus ditentukan oleh pilihan masyarakat sendiri,” ujar Masdidik, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, mekanisme pemilihan secara langsung memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenali kualitas setiap calon pemimpin, mulai dari rekam jejak, integritas, komitmen, hingga kemampuan dalam menjalankan pemerintahan sebelum memberikan mandat melalui pemungutan suara.
“Melalui Pilkada langsung, masyarakat bisa menilai track record calon pemimpin daerah, mengukur komitmen dan prestasinya, sehingga pemimpin yang terpilih benar-benar memperoleh legitimasi dari rakyat,” katanya.
Masdidik menilai putusan tersebut sejalan dengan prinsip demokrasi yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam proses politik. Kepala daerah yang memperoleh mandat langsung dari rakyat, menurutnya, akan memiliki legitimasi yang kuat dalam menjalankan program pembangunan dan mengambil kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik.
“Demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang mempercayai rakyat. Ketika rakyat diberi hak untuk menentukan pemimpinnya, maka arah pembangunan daerah juga akan sesuai dengan harapan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana politik yang kondusif menjelang pelaksanaan Pilkada. Menurutnya, kedewasaan dalam berdemokrasi perlu terus dijaga agar seluruh tahapan pemilihan berlangsung aman, damai, dan menghormati perbedaan pilihan politik.
Masdidik berharap putusan Mahkamah Konstitusi dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di Indonesia. Dengan tetap mempertahankan Pilkada langsung, masyarakat memiliki ruang yang luas untuk menentukan pemimpin daerah sesuai aspirasi dan harapan mereka.
“Ini adalah kemenangan rakyat. Ketika rakyat tetap dipercaya memilih kepala daerah secara langsung, maka demokrasi Indonesia semakin kokoh. Dan bagi kami di Partai Golkar Bondowoso, kebahagiaan rakyat adalah kebahagiaan kami. Rakyat Senang, Golkar Senang,” pungkasnya.
Melalui putusan tersebut, Partai Golkar Bondowoso berharap proses demokrasi di tingkat daerah terus berkembang secara sehat dengan mengedepankan partisipasi masyarakat, transparansi, serta penghormatan terhadap pilihan rakyat sebagai landasan utama pembangunan daerah.
