Sidoarjo – Dentuman gong pembukaan menjadi penanda dimulainya perburuan prestasi olahraga di Kota Delta. Sebanyak 5.600 atlet muda dari berbagai kecamatan bersiap menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026 yang berlangsung hingga akhir Juni mendatang.
Porkab Sidoarjo 2026 secara resmi dibuka Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana di Gedung Serbaguna GOR Sidoarjo, Senin (15/6/2026). Pembukaan ditandai dengan penabuhan gong yang didampingi Pelaksana Tugas Ketua Umum KONI Sidoarjo, Imam Purwanto. Kompetisi yang digelar pada 15-30 Juni 2026 tersebut mempertandingkan 52 cabang olahraga dengan peserta berusia maksimal 22 tahun dan ber-KTP Sidoarjo.
Jumlah cabang olahraga yang diperlombakan mengalami peningkatan dibandingkan Porkab 2024 yang hanya mempertandingkan 35 cabang. Selain menjadi ajang kompetisi daerah, Porkab tahun ini juga dijadikan tahapan awal dalam menyusun kekuatan kontingen Kabupaten Sidoarjo menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 yang akan digelar di Surabaya.
“Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menjaring atlet-atlet berbakat Sidoarjo. Diharapkan di kancah olahraga provinsi tersebut para atlet Porkab Sidoarjo 2026 akan membawa nama harum Kabupaten Sidoarjo,” ujar Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana.
Menurutnya, ajang tersebut harus dimanfaatkan para atlet sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Ia meminta seluruh peserta bertanding dengan maksimal dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Jadikan tempat ini batu loncatan menuju ke tempat yang lebih tinggi. Tunjukkan kemampuan terbaikmu, raih prestasi setinggi-tingginya,” pesannya.
Wabup Mimik juga mengingatkan pentingnya disiplin, semangat pantang menyerah, serta sikap sportif selama bertanding.
“Jadilah inspirasi bagi masyarakat bahwa kerja keras dan tekad yang kuat mampu mengantarkan prestasi yang gemilang. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, raih prestasi, dan harumkan nama Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet dan pengembangan olahraga agar daerah tersebut semakin dikenal sebagai salah satu lumbung atlet berprestasi di Jawa Timur.
Sementara itu, Plt. Ketua Umum KONI Sidoarjo Imam Purwanto mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan potensi pada seluruh cabang olahraga sejak dini. Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan posisi Kabupaten Sidoarjo sebagai peringkat kedua pada Porprov Jawa Timur 2027.
“Kami sudah mempersiapkan cabang-cabang olahraga untuk Porprov 2027 sejak awal. Setiap cabor telah kami petakan potensinya dan dilakukan evaluasi untuk menentukan target prestasi. Target kami mengembalikan Kabupaten Sidoarjo ke posisi runner-up Porprov Jawa Timur,” katanya.
Imam menjelaskan, setelah pelaksanaan Porkab selesai, KONI Sidoarjo akan menggelar Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) mulai Juli 2026. Atlet-atlet terbaik hasil seleksi Porkab akan mendapatkan pembinaan khusus guna memperkuat kontingen Kabupaten Sidoarjo.
“Setelah Porkab selesai, mulai Juli nanti kami akan melaksanakan Puslatkab. Atlet-atlet terbaik hasil Porkab akan dipersiapkan secara khusus,” ujarnya.
Ia optimistis target runner-up dapat diwujudkan, terlebih pelaksanaan Porprov Jawa Timur 2027 berlangsung di Surabaya yang dinilai memberikan keuntungan dari sisi jarak dan adaptasi atlet.
“Alhamdulillah, Porprov nanti digelar di Surabaya. Kami akan memberikan dukungan penuh dan motivasi kepada para atlet agar mampu meraih prestasi maksimal dan merebut kembali posisi runner-up Porprov Jawa Timur 2027 besok,” tegasnya.
Pelaksanaan Porkab Sidoarjo 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet potensial, tetapi juga memperkuat tradisi prestasi olahraga Kabupaten Sidoarjo di tingkat provinsi maupun nasional.
