Bontang – Iduladha bukan hanya tentang gema takbir dan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum menanam kembali nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepatuhan kepada Allah SWT. Semangat itu disampaikan Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bontang, Saeful Rizal, dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan mengajak masyarakat meneladani perjalanan hidup Nabi Ibrahim AS beserta keluarganya.
Saeful Rizal yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bontang menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H kepada seluruh kaum muslimin, khususnya masyarakat Kota Bontang. Menurutnya, Iduladha menjadi momen penting untuk merefleksikan kembali teladan pengorbanan dan keteguhan iman yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Saeful Rizal, Ketua DPD PKS Kota Bontang yang juga anggota DPRD Kota Bontang. Atas nama pribadi dan Partai Keadilan Sejahtera, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada kaum muslimin masyarakat Bontang,” ujar Saeful Rizal dalam pesan Hari Raya Iduladha 1447 H.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama meneladani berbagai kebaikan yang diwariskan Nabi Ibrahim AS bersama keluarganya. Menurutnya, semangat pengorbanan, kepatuhan, dan ketulusan hati perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui kepedulian terhadap sesama maupun usaha menjadi pribadi yang lebih baik.
“Saya menghimbau dan mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama meneladani contoh-contoh kebaikan penting yang pernah dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan keluarganya semaksimal yang kita bisa,” lanjutnya.
Saeful Rizal juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada masyarakat atas segala kekhilafan yang mungkin terjadi selama ini. Ia berharap momentum Iduladha dapat menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus melakukan introspeksi serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Saya dan Partai Keadilan Sejahtera mohon maaf lahir dan batin atas salah khilaf selama ini. Mari kita terus memperbaiki diri, terus berupaya menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat sekeliling kita dengan meneladani kebaikan-kebaikan yang telah diperagakan oleh Nabi Ibrahim alaihissalatu wassalam bersama keluarganya,” tuturnya.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, nilai-nilai Iduladha dinilai tetap relevan untuk memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong. Tradisi berbagi melalui ibadah kurban tidak hanya menjadi simbol penghambaan kepada Tuhan, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui peringatan Iduladha 1447 Hijriah, Saeful Rizal berharap masyarakat Kota Bontang dapat terus menjaga nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Dengan demikian, makna Iduladha tidak berhenti sebagai ritual keagamaan tahunan, tetapi menjadi kekuatan moral dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh kebermanfaatan.
